BARCELONA (Kepri.co.id – Xinhua) – Tenaga surya di Spanyol akan segera menyalip posisi tenaga angin, sebagai sumber utama di sektor energi terbarukan yang sedang berkembang di negara tersebut, yang kini menyumbang lebih dari separuh total bauran energi. Demikian disampaikan pelaku industri kepada Xinhua pada Jumat (22/11/2024).
Sumber energi terbarukan telah memasok 57,5 persen produksi listrik di Spanyol tahun ini, menurut asosiasi perusahaan energi terbarukan. Tenaga angin tetap menjadi penyumbang terbesar dengan 22,4 persen, diikuti energi surya fotovoltaik sebesar 18,3 persen.
Koresponden Kantor Berita Xinhua melaporkan dari Barcelona, Spanyol. (XHTV)
Operator jaringan listrik nasional Spanyol, Red Electrica de Espana (REE), melaporkan, pembangkit listrik fotovoltaik skala besar akan segera melampaui ladang angin sebagai sumber energi dengan kapasitas terpasang tertinggi di Spanyol.
Instalasi fotovoltaik berbasis darat, tidak termasuk sistem konsumsi pribadi di atap rumah dan perusahaan, sekarang memiliki kapasitas kombinasi lebih dari 29.600 Megawatt, hampir dua kali lipat dari 15.300 Megawatt yang tercatat tahun 2021, menurut REE.
“Dalam hal data umum di Spanyol, bauran energinya bagus, dan keberadaan tenaga surya cukup baik karena memiliki ketersediaan sumber daya yang besar, sehingga ada banyak produksi (listrik), yang berarti situasinya secara umum bagus,” ujar pakar energi terbarukan di Universitas Politeknik Catalonia (Polytechnic University of Catalonia/ UPC), Alvaro Luna.
Namun, para peneliti mengungkapkan, masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan di area-area terkait, salah satunya adalah pembagian energi (energy sharing).
“Menurut saya, penting bagi perusahaan teknologi kita untuk lebih memanfaatkan teknologi surya. Ini adalah masalah Eropa. Energi fotovoltaik memiliki potensi besar sebagai sumber energi alternatif yang dibutuhkan Eropa, tetapi kita belum sepenuhnya memanfaatkan teknologinya,” ujar Alvaro Luna.
Luna menekankan pentingnya mengembangkan solusi penyimpanan energi, guna menyimpan kelebihan energi untuk penggunaan selanjutnya, karena produksi energi surya terkonsentrasi pada waktu-waktu tertentu dalam sehari.
Luna juga menyoroti pentingnya diversifikasi sumber energi terbarukan guna meningkatkan fleksibilitas sistem, dengan menyebut energi termal surya yang menggunakan panas matahari, sebagai area yang menjanjikan untuk investasi masa depan. (hen/ xinhua-news.com)







