Banjir Parah Rendam 77 Rumah di Meral Barat

Proses evakuasi warga Kelurahan Darussalam, Kecamatan Meral Barat, Karimun yang rumah mereka terendam banjir, Kamis (23/11/2023) pagi. (F. now)

KARIMUN (Kepri.co.id) – Curah hujan yang intensitasnya tinggi menyebabkan banjir parah merendam 77 rumah di Kelurahan Darussalam, Kecamatan Meral Barat, Karimun, Kamis (23/11/2023) pagi.

Akibat banjir ini, Aliansyah (50) beserta istri dan tiga anaknya di Guntung Punak terjebak banjir hingga rumahnya tengelam, harus dievakuasi ke Balai Kelurahan.

Kepala Bidang Bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karimun, Hendra, mengatakan, mendapat informasi banjir, Tim BPBD Karimun melokalisir daerah-daerah yang rawan banjir di sekitar Kecamatan Meral Barat.

Kemudian, pihaknya menerima laporan dari warga, Aliansyah beserta istri dan tiga orang anaknya terjebak dalam rumah mereka, yang terendam banjir.

“Tim reaksi cepat (TRC) BPBD dan pemadam kebakaran Karimun langsung bergerak ke lokasi kejadian melakukan evakuasi,” sebut Hendra.

Evakuasi terhadap Aliansyah, imbuhnya, dilakukan karena rumah yang mereka huni sudah tenggelam direndam banjir. “Sehingga, satu keluarga tersebut terjebak di rumahnya yang terendam banjir,” kata Hendra.

Dikatakan, proses evakuasi satu keluarga yang terjebak banjir tersebut turut dibantu warga, pihak kelurahan, Bhabinkamtibmas, Bhabinsa, dan Kapolsek Meral AKP Kumala Enggar Anjarani.

“Ada 77 rumah warga yang terendam banjir di Kelurahan Darussalam, Kecamatan Meral Barat. Tapi, ada satu keluarga yang rumahnya benar-benar terendam cukup parah, hingga harus dievakuasi menggunakan perahu pelampung penyelamat (life buoy). Lalu, ditempatkan di lokasi pengungsian bersama keluarga lain yang terdampak banjir,” ujar Hendra.

Kata Hendra, 77 rumah yang terendam banjir masuk dalam kategori cukup berat. Warga yang terdampak banjir tersebut, kemudian dievakuasi ke Balai Pertemuan Kelurahan Darussalam.

Hendra menyebutkan, proses evakuasi warga terdampak banjir dilaksanakan TRC BPBD dan Damkar Karimun, dibantu kepolisian, TNI, dan tim penyelamat.

Di lokasi pengungsian, nampak hadir Wakil Bupati Karimun, Anwar Hasyim MSi bersama Kepala BPBD dan Damkar Karimun, Suwedi. Hendra pun mengatakan, pihaknya akan terus memantau lokasi tersebut, hingga malam hari.

Mengingat, sejak sore hingga menjelang malam langit masih gelap dan berkemungkinan masih terjadi hujan dan banjir.

“Namun, sore harinya. Warga yang mengungsi di Balai Pertemuan Kelurahan Darussalam, terlihat sudah mulai kembali pulang ke rumah masing masing. Kecuali, satu keluarga yang rumahnya paling parah terendam banjir tersebut,” pungkasnya. (now)