GAZA (Kepri.co.id – Xinhua) – Sedikitnya 130 warga Palestina tewas dan 263 orang lainnya terluka, dalam serangan Israel di Jalur Gaza selama 48 jam terakhir, kata otoritas kesehatan yang berbasis di Gaza, Sabtu (22/3/2025).
Serangan ini menambah jumlah korban tewas menjadi 49.747 dan korban luka menjadi 113.213 sejak konflik Palestina-Israel pecah pada awal Oktober 2023, imbuh otoritas tersebut.
Pernyataan itu juga menekankan, banyak korban masih terjebak di bawah reruntuhan atau tergeletak di jalanan, yang sulit dijangkau oleh ambulans dan tim pertahanan sipil.
Dalam pernyataan terpisah, pihak otoritas kesehatan mengimbau warga Jalur Gaza, untuk mendonorkan darah mereka dengan mendatangi beberapa rumah sakit yang masih beroperasi di daerah kantong tersebut.
Israel kembali melancarkan serangan di Gaza pada Selasa (18/3/2025), setelah gencatan senjata dengan Hamas yang dimulai pada 19 Januari 2025 runtuh.
Pasukan Israel kemudian melancarkan operasi darat di Gaza bagian selatan, utara, dan tengah. (amr/ xinhua-news.com)
BERITA TERKAIT:
Blokade Bantuan dan Tewasnya Staf PBB Hambat Pengiriman Bantuan Kemanusiaan di Gaza
Jumlah Korban Tewas Akibat Serangan Udara Israel di Gaza, Sejak Selasa Lampaui 590 Orang
Hamas: Ancaman Trump Perumit Kesepakatan Gencatan Senjata Gaza
Usulan Trump “Ambil Alih Kepemilikan Gaza”, Picu Perlawanan dan Kecaman Warga Palestina
Trump Ingin AS Ambil Alih Kepemilikan Jalur Gaza
Negara-negara Arab Tolak Upaya Relokasi Warga Palestina dari Gaza dan Tepi Barat
Lebih dari 500.000 Pengungsi Palestina Telah Pulang ke Gaza Utara
Kelegaan yang Rapuh Selimuti Warga Palestina Usai Tercapai Kesepakatan Gencatan Senjata Gaza
Gencatan Senjata Bawa Harapan bagi Warga Gaza untuk Bangun Kembali Kehidupan Pascaperang
Kisah Dokter Gaza Merawat Anak-anak Korban Perang, Meski Cacat Akibat Serangan Udara Israel
Menengok Anak-anak Gaza yang Terpaksa Belajar di Bawah Pohon dan Tenda
