GAZA (Kepri.co.id – Xinhua) – Lebih dari 500.000 pengungsi Palestina telah pulang ke Gaza utara dalam 72 jam terakhir, ungkap kantor media yang dikelola Hamas pada Rabu (29/1/2025).
“Lebih dari setengah juta (500.000) pengungsi Palestina dalam 72 jam terakhir, telah pulang ke Gaza dari sejumlah kegubernuran di bagian selatan dan tengah serta kegubernuran di bagian utara melalui jalan Al-Rasyid dan Salah Al-Din,” kata kantor media tersebut dalam sebuah pernyataan.
Koresponden Kantor Berita Xinhua melaporkan dari Gaza, Palestina. (XHTV)
Israel mulai mengizinkan para pengungsi untuk pulang ke bagian utara Jalur Gaza pada Senin (27/1/2025), menyusul tercapainya kesepakatan gencatan senjata dengan Hamas yang menangguhkan pertempuran yang telah berlangsung selama 15 bulan itu.
Baca Juga: Tenda Sementara Didirikan di Gaza bagi Pengungsi Palestina yang Pulang ke Rumah Mereka
Sayap bersenjata Hamas, Brigade Al-Qassam, mengatakan, pihaknya akan membebaskan tiga tahanan Israel pada Kamis (30/1/2025). Radio publik Israel melaporkan, Israel akan membebaskan 110 tahanan Palestina sebagai gantinya.
Menurut otoritas kesehatan Gaza, sejumlah rumah sakit menerima 63 jenazah dalam 24 jam terakhir, termasuk 59 jenazah yang ditemukan dari reruntuhan, dua jenazah yang meninggal karena luka-luka, dan dua kasus kematian baru.
Baca Juga: Gencatan Senjata Bawa Harapan bagi Warga Gaza untuk Bangun Kembali Kehidupan Pascaperang
Angka ini menambah jumlah korban tewas sejak 7 Oktober 2023 menjadi 47.417 jiwa, dengan 111.571 orang terluka, ungkap otoritas itu. (hen/ xinhua-news.com)
