BATAM (Kepri.co.id) — Semangat pertukaran pengetahuan dan kolaborasi lintas negara hadir di Batam. Institut Teknologi Batam (ITEBA) bersama Batam Tourism Polytechnic (BTP) mempertemukan mahasiswa dan akademisi Indonesia–Korea Selatan melalui Academic Exchange Program bersama Daejeon Regional University Industry Collaboration (RUIC).
Program ini merupakan kolaborasi kedua setelah kedatangan Daejeon RUIC ke ITEBA pada Januari 2026 lalu. Program yang berlangsung pada 16–20 Agustus 2026 ini, menjadi ruang pembelajaran lintas budaya melalui berbagai kegiatan, mulai dari campus tour, seminar mengenai tren pariwisata dan industri, tourism-tech entrepreneurship, hingga workshop Business Model Canvas (BMC) dan design thinking.
Kegiatan yang dibuka pada Selasa (18/8/2026) di Aston Hotel & Regency Batam tersebut, dipimpin Prof Kim Seok Chool, Employment & Entrepreneurship/ Executive Director dari Pai Chai University. Delegasi Korea Selatan terdiri 30 mahasiswa dan 8 staf/ dosen dari Mok Won University, Kon Yang University, Daejeon University, Pai Chai University, HiT University, Hannam University, dan Hanbat National University.
Sementara itu, Wakil Rektor II ITEBA, Dr Eng Ansarullah Lawi MEng, bersama tim dosen dari berbagai program studi di antaranya Deosa Putra Caniago MKom, Heri Siswanto SM MM, Alvendo Wahyu Aranski SKom MKom, Raynold SKom MKom, Elsa Putri Pertiwi ST MTech, Dewi Lestari SE MM, Wahyuni Rosadi S IKom selaku Humas serta mahasiswa dari kedua institusi turut antusias mengikuti rangkaian program mobilitas akademik tersebut.
Rangkaian kegiatan diawali seminar yang menghadirkan narasumber dari Indonesia dan Korea Selatan. Sesi pertama menghadirkan Prof Peter Lee dari Hannam University dengan materi ”Trading Indonesia–Korea”, Prof Kim Seok Chool dari Pai Chai University dengan materi ”Tourism and Industry Trends”, serta Vivien Ellora, Business Analyst Tunas Industrial Park, yang membahas ”Business Landscape in Batam”.
Pada sesi kedua, peserta mendapatkan wawasan mengenai ”Startup Opportunities in Tourism and Hospitality” oleh Dr I Wayan Thariqi Kawakibi Pristiwasa MMPar, ”Technology Business” oleh Arseto Hartantiyo Pinontoan SE MM, Sekjen APTIKNAS Kepri, serta ”AI Application” oleh Mr Sal Judieh dari OptiStream AI.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan workshop dan ditutup melalui Business Idea Contest pada hari kedua, yang menjadi ruang bagi mahasiswa Indonesia dan Korea mengembangkan serta mempresentasikan ide bisnis secara kolaboratif.
Program ini diharapkan semakin memperluas wawasan, hubungan internasional, dan pengalaman akademik mahasiswa melalui interaksi langsung dengan akademisi serta praktisi dari kedua negara. (asa)
BERITA TERKAIT:
BTP Satukan Akademisi dan Industri, Bangun Masa Depan Pariwisata Kawasan Selat Malaka
Diresmikan Menteri P2MI, Migrant Center BTP Jadi Jembatan Karier Internasional bagi Generasi Muda







