TAREMPA SELATAN (Kepri.co.id) – Warga dan pelaku usaha di kawasan Tarempa Selatan, Kabupaten Kepulauan Anambas, mengeluhkan pemadaman listrik mendadak yang terjadi pada Rabu (22/7/2026) malam.
Insiden pemadaman yang terjadi tepat pada pukul 20.30 WIB ini dikeluhkan karena berlangsung tanpa adanya surat edaran atau pemberitahuan resmi sebelumnya dari pihak PLN ULP Anambas.
Pemadaman yang terjadi pada jam sibuk ini berdampak langsung pada terganggunya aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang sedang melayani pelanggan.
Pemilik Kedai Kopi Hawai di Tarempa Selatan, Efrizal, menyayangkan minimnya informasi dari perusahaan penyedia layanan listrik tersebut.
“Listrik padam mendadak tanpa ada edaran dari PLN. Kedai sedang ramai, kita yang jualan jelas sangat dirugikan,” ujar Efrizal kepada Jalurnews, Rabu (22/7/2026) malam.
Guna mencari tahu penyebab dan estimasi waktu perbaikan, Efrizal mengaku langsung berinisiatif menghubungi pihak Supervisor Jaringan PLN ULP Anambas. Sayangnya, upaya komunikasi darurat yang ia lakukan justru berujung pada kekecewaan baru.
“Yang bikin makin kesal, pas saya coba hubungi Supervisor Jaringan untuk minta penjelasan, sama sekali tidak dijawab. Kuat dugaan kontak saya malah diblokir,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi maupun klarifikasi dari manajemen PLN ULP Anambas terkait penyebab pasti gangguan kelistrikan pada Rabu malam tersebut.
Jurnalis Kepri.co.id masih berupaya menghubungi pihak terkait untuk mendapatkan penjelasan resmi guna memenuhi asas keberimbangan informasi publik. (LS)







