Deputi IV BP Batam Tinjau Progres Pembangunan Rumah Baru Warga Rempang di Tanjung Banon

Deputi IV BP Batam Tinjau Progres Pembangunan Rumah Baru Warga Rempang di Tanjung Banon
Anggota Bidang Investasi dan Pengusahaan (Deputi IV) Badan Pengusahaan (BP) Batam, Fary Djemy Francis (tiga kiri) di tengah gerimis meninjau progrem pembangunan hunian baru warga terdampak pengembangan Rempang Eco-City di Tanjung Banon, Kamis (20/3/2025). (Sumber: bp batam)

BATAM (Kepri.co.id) – Anggota Bidang Investasi dan Pengusahaan (Deputi IV) Badan Pengusahaan (BP) Batam, Fary Djemy Francis meninjau progres pembangunan rumah baru untuk warga terdampak pengembangan Kawasan Rempang Eco-City yang berlokasi di Tanjung Banon, Kamis (20/3/2025).

Dalam kunjungan ini, Fary ingin memastikan pengerjaan rumah di atas tanah seluas 500 Meter persegi per unit tersebut, berjalan maksimal tanpa ada kendala.

Baca Juga: Terima Sertifikat Hak Milik, Warga Rempang Apresiasi Komitmen Presiden Prabowo dan BP Batam

”Kita akan berupaya agar pembangunan 350 unit rumah baru untuk warga bisa selesai. Laporan tim saat ini, sudah 101 rumah rampung dan 68 unit di antaranya telah ditempati warga yang dua hari lalu menerima sertifikat hak milik (SHM),” ujar Fary di sela kegiatan.

Fary menyebut, ada beberapa hal yang menjadi catatannya terhadap pengerjaan kawasan yang sedang berlangsung.

Baca Juga: BP dan BPN Kota Batam, Sosialisasi Progres Rumah dan Sertifikat Hak Milik Rumah Warga Rempang

Satu di antaranya adalah pembangunan rumah ibadah untuk warga yang telah menempati rumah baru tersebut.

Meskipun saat ini telah tersedia tempat ibadah sementara bagi warga, namun politisi Partai Gerindra itu, ingin penyediaan fasilitas sosial dan fasilitas umum dapat menjadi prioritas pembangunan kawasan ke depan.

Baca Juga: Warga Rempang Dapat Sertifikat Hak Milik di Lokasi Relokasi

”Kami akan segera memfasilitasi pembangunan fasilitas sosial dan fasilitas umumm. Dengan tujuan, masyarakat lebih mudah melaksanakan ibadah. Ini menjadi hal penting yang perlu kita pikirkan bersama,” tambahnya.

Pada kesempatan ini, Fary merinci pembangunan rumah baru di Kawasan Tanjung Banon akan berlangsung dua tahap.

Baca Juga: Menko Agus Harimurti Yudhono Serahkan SHM Warga Terdampak Pengembangan Kawasan Terpadu Rempang Eco-City

Selain 350 unit rumah pada tahap pertama, BP Batam akan melanjutkan pembangunan rumah sebanyak 178 unit di tahap kedua.

Dengan harapan, warga yang saat ini menempati hunian sementara dapat segera pindah ke rumah baru mereka, dan menerima SHM sebagaimana yang telah diterima oleh 68 kepala keluarga (KK) sebelumnya.

Baca Juga: Warga Rempang Sambut Bahagia, Segera Tempati Rumah Baru di Tanjung Banon

”BP Batam bertugas menyukseskan proyek Rempang Eco-City sebagai salah satu program prioritas nasional. Kami juga akan melakukan rapat dengan tim pokja, terkait apa-apa saja yang menjadi kendala. Sehingga, kita bisa berbagi peran dalam penyelesaiannya. Tujuannya, agar program strategis nasional ini bisa terealisasi dengan baik,” pungkasnya. (amr)