Hongaria Serukan Aksi Internasional untuk Cegah Eskalasi Krisis Gaza

Menteri Luar Negeri dan Perdagangan Hongaria, Peter Szijjarto (kanan) berbicara dalam konferensi pers gabungan dengan Menteri Luar Negeri Israel, Israel Katz di Budapest, Hongaria, pada 17 Juni 2024. (F. Xinhua/Attila Volgyi)

BUDAPEST (Kepri.co.id – Xinhua) – Menteri Luar Negeri dan Perdagangan Hongaria, Peter Szijjarto pada Senin (17/6/2024) menyerukan agar masyarakat internasional mencegah krisis Gaza, Palestina berkembang menjadi perang antarnegara dalam konferensi pers gabungan dengan Menteri Luar Negeri Israel, Israel Katz.

Konferensi tentang Respons Kemanusiaan untuk Gaza Digelar di Yordania

“Timur Tengah pada dasarnya menentukan situasi keamanan global. Jika terjadi konflik atau krisis keamanan di Timur Tengah, hal itu selalu memunculkan ancaman bagi keamanan global. Krisis Gaza saat ini berkembang menjadi ancaman keamanan global yang serius,” ujar Szijjarto.

Szijjarto menambahkan, jika negara lain ikut terlibat, konflik tersebut dapat dengan mudah berubah menjadi perang dahsyat yang tidak mengenal garis perbatasan antarnegara.

Anak-anak Palestina menerima bantuan makanan di Kota Khan Younis, Jalur Gaza selatan, pada 15 Juni 2024. (F. Xinhua/Rizek Abdeljawad)

Israel telah melancarkan serangan besar-besaran terhadap Hamas yang berkuasa di Gaza, sebagai balasan terhadap serangan mendadak Hamas di kota-kota di Israel selatan pada 7 Oktober 2023 lalu, yang mengakibatkan sekitar 1.200 warga Israel tewas dan lebih dari 200 orang disandera.

Agresi Israel yang telah berlangsung selama delapan bulan tersebut, telah menewaskan lebih dari 37.000 warga Palestina dan melukai 85.000 orang lainnya, menurut otoritas kesehatan Gaza.

Serangan Israel juga menghancurkan sebagian besar wilayah di Gaza, mengakibatkan krisis kemanusiaan yang parah di daerah kantong itu. (asa/ xinhua-news.com)