PM China Tiba di Australia untuk Kunjungan Resmi

Perdana Menteri China, Li Qiang tiba di Adelaide, Australia, pada 15 Juni 2024, untuk melakukan kunjungan resmi ke negara tersebut. (F. Xinhua/Rao Aimin)

ADELAIDE (Kepri.co.id – Xinhua) – Perdana Menteri (PM) China, Li Qiang tiba di Adelaide, Australia, pada Sabtu (15/6/2024) melakukan kunjungan resmi ke negara tersebut.

Selama kunjungannya, Li dan PM Australia, Anthony Albanese akan menjadi ketua bersama Pertemuan Pemimpin Tahunan China-Australia ke-9 dan bersama-sama menghadiri Pertemuan Meja Bundar CEO China-Australia.

PM China Tiba di Selandia Baru, Bahas Kemitraan Strategis Komprehensif

Li mengatakan, pertukaran antara China dan Australia memiliki sejarah panjang, dan persahabatan antara kedua negara semakin kuat.

Tahun 2014, Presiden China, Xi Jinping melakukan kunjungan bersejarah ke Australia dan kedua negara menjalin kemitraan strategis yang komprehensif, kata Li.

Sejak saat itu, pertukaran dan kerja sama di berbagai bidang telah mengalami percepatan dan peningkatan, sementara kerja sama timbal balik dan saling menguntungkan (win-win) tetap menjadi fokus utama hubungan bilateral.

Tahun lalu, Albanese melakukan kunjungan ke China yang membuahkan hasil, kata PM China itu, ketika hubungan bilateral kedua negara telah kembali ke jalur yang benar setelah mengalami berbagai lika-liku.

Pertemuan Presiden China – PM Pakistan Bahas Masa Depan di Era Baru

Sejarah telah membuktikan, sikap saling menghormati, mencari titik temu sembari mengesampingkan perbedaan, serta menjalankan kerja sama yang saling menguntungkan merupakan pengalaman berharga dalam perkembangan hubungan China-Australia, dan perlu dijunjung tinggi serta diteruskan, ujarnya.

Li menyatakan, kunjungannya dilakukan dalam rangka peringatan 10 tahun pembentukan kemitraan strategis komprehensif China-Australia.

Li mengatakan, dirinya berharap dapat melakukan pertukaran pandangan yang mendalam dengan para pemimpin Australia dan rekan-rekannya dari berbagai kalangan terkait hubungan China-Australia dan isu-isu yang menjadi perhatian bersama, serta bersama-sama membahas kerja sama, pembangunan, dan persahabatan.

Kemitraan strategis komprehensif China-Australia yang lebih matang, stabil, dan bermanfaat akan menjadi aset bersama bagi kedua negara, kata Li, seraya menambahkan, China bersedia bekerja sama dengan Australia mencapai tujuan tersebut.

Ini merupakan kunjungan ke negara kedua dari lawatan Li ketiga negara, setelah kunjungan resminya ke Selandia Baru. (asa/ xinhua-news.com)