Grebeg Sudiro, Simbol Akulturasi Budaya Jawa dan Tionghoa di Solo, Jawa Tengah

Grebeg Sudiro, Simbol Akulturasi Budaya Jawa dan Tionghoa di Solo, Jawa Tengah
Para penari berpartisipasi dalam kirab budaya Grebeg Sudiro di kawasan Pasar Gede di Solo, Provinsi Jawa Tengah, pada 15 Februari 2026. (F. Xinhua/Bram Selo)

SOLO (Kepri.co.id – Xinhua) – Berbagai aktivitas digelar untuk memeriahkan perayaan Tahun Baru Imlek di Solo, Provinsi Jawa Tengah. Gelaran tersebut antara lain, meliputi beragam lampion dalam berbagai macam bentuk dan warna yang menghiasi sepanjang jalan dari Balai Kota menuju Pasar Gede, pertunjukan barongsai, hingga kirab budaya Grebeg Sudiro di kawasan Pasar Gede.

Digelar setiap menjelang Tahun Baru Imlek, Grebeg Sudiro menjadi simbol akulturasi budaya Jawa dan Tionghoa warga Kelurahan Sudiroprajan, Solo. Kirab ini, menjadi daya tarik kunjungan wisata Imlek di Solo. Mari simak lebih lanjut melalui rangkaian foto berikut ini! (hen/ xinhua-news.com)

 

Penampilan atraksi barongsai terlihat saat kirab budaya Grebeg Sudiro di kawasan Pasar Gede di Solo, Provinsi Jawa Tengah, pada 15 Februari 2026. (F. Xinhua/Bram Selo)

 

Penampilan atraksi naga terlihat saat kirab budaya Grebeg Sudiro di kawasan Pasar Gede di Solo, Provinsi Jawa Tengah, pada 15 Februari 2026. (F. Xinhua/Bram Selo)

BERITA TERKAIT:

Sambut Imlek, AGP dan MEG Laksanakan Bakti Sosial di Vihara Rempang dan Galang

Properti & Keberuntungan Imlek 2026: Beverly Diamond Tegaskan Legalitas dan Undian Toyota Raize

Menengok Semarak Lampion Imlek di Singapura

Imlek 2026 Makin Berkesan! Grand Mercure Batam Centre Gelar Reunion Dinner of The Fire Horse

Sambut Tahun Kuda Api, PSMTI Tanjungpinang – Bintan Hadirkan Bazar Imlek Penuh Warna dan Harapan