ANKARA (Kepri.co.id – Xinhua) – Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan menegaskan kembali dukungannya bagi gencatan senjata antara Rusia dan Ukraina, dalam sebuah pertemuan dengan Sekretaris Jenderal (Sekjen) NATO, Mark Rutte di Ankara pada Selasa (13/5/2025), menurut Kepresidenan Turki.
Erdogan menuturkan, Turki meningkatkan upaya diplomatiknya mewujudkan perdamaian yang adil dan langgeng, sembari menyatakan, dirinya telah menjalin komunikasi dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin dan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, kata pernyataan yang dirilis Kepresidenan Turki.
Erdogan menekankan, Turki mempertahankan sikap netralnya dalam konflik tersebut, dan mendesak agar peluang mewujudkan perdamaian tidak dilewatkan.
Terkait hubungan Turki-NATO, Erdogan menyampaikan, Turki menaruh perhatian besar pada NATO dan akan kembali mengambil alih komando Pasukan Kosovo NATO. Dia juga menyerukan, kerja sama yang lebih besar di antara sekutu-sekutu NATO dalam memerangi terorisme.
Dalam pernyataannya, Rutte mengungkapkan pertemuannya dengan Erdogan, dilangsungkan saat persiapan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) NATO pada Juni 2025 sedang dilakukan.
“Turki merupakan sekutu yang loyal dan cakap. Kami juga membahas Ukraina, di mana terdapat peluang nyata terkait kemajuan menuju perdamaian,” tulis Rutte dalam sebuah unggahan di platform media sosial X. (hen/ xinhua-news.com)
BERITA TERKAIT:
Menlu Turki dan Rusia Bahas Konflik Ukraina dan Pelayaran di Laut Hitam
Menlu Rusia Sebut Moskow Bersikap Realistis Terkait Krisis Ukraina
Pasukan Rusia Cegat dan Hancurkan 144 Drone Ukraina di Atas Sembilan Wilayah Rusia
Buntut Perbatasannya Diserang Ukraina, Rusia Bersumpah Beri Balasan Setimpal
Putin Usulkan Dimulainya Kembali Perundingan Damai dengan Ukraina di Istanbul
Blinken Akui AS Kirim Senjata ke Ukraina Sebelum Konflik Dimulai
Militer Ukraina Konfirmasi Jatuhnya Pesawat Jet Tempur F-16
