Tim BPJS Ketenagakerjaan Sosialisasikan Keselamatan Kerja dan Peran Agen PERISAI di Devely Residence

Tim BPJS Ketenagakerjaan Sosialisasikan Keselamatan Kerja dan Peran Agen PERISAI di Devely Residence
Tim BPJS Ketenagakerjaan Sosialisasikan Keselamatan Kerja dan Peran Agen PERISAI ke warga Perumahan Devely Residence Batubesar, Kecamatan Nongsa, Batam, Minggu (7/6/2026) malam. (F. Nov)

BATAM (Kepri.co.id)Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Batam Sekupang terus mendorong peningkatan perlindungan bagi pekerja sektor informal, melalui kegiatan sosialisasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) serta program jaminan sosial ketenagakerjaan. Kegiatan tersebut digelar di Perumahan Devely Residence Batubesar, Kecamatan Nongsa, Minggu (7/6/2026) malam.

Sosialisasi diikuti warga dan pekerja informal di lingkungan perumahan. Kegiatan ini bertujuan, meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya budaya keselamatan kerja, sekaligus manfaat perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dalam menghadapi berbagai risiko pekerjaan.

Agen Penggerak Jaminan Sosial Indonesia (PERISAI) BPJS Ketenagakerjaan, Nov Iwandra, mengatakan, perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan tidak hanya diperuntukkan bagi pekerja yang bekerja di perusahaan, tetapi juga bagi pekerja mandiri dan pelaku usaha sektor informal.

”Pekerja mandiri, pelaku UMKM, pedagang, nelayan, pengemudi, hingga profesi informal lainnya juga berhak mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan. Melalui edukasi yang dilakukan agen PERISAI, kami ingin semakin banyak masyarakat memahami manfaat perlindungan ini dan ikut menjadi peserta,” ujar Nov.

Dalam pemaparannya, Nov menjelaskan, keselamatan kerja merupakan aspek penting yang harus menjadi perhatian setiap pekerja, guna meminimalkan risiko kecelakaan saat bekerja. Dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, pekerja dan keluarganya akan memperoleh perlindungan ketika menghadapi risiko yang dapat memengaruhi kondisi ekonomi keluarga.

Peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai berbagai program yang tersedia, mulai dari Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), hingga Jaminan Hari Tua (JHT). Program-program tersebut, dirancang untuk memberikan perlindungan dan kepastian bagi pekerja sesuai ketentuan berlaku.

Menurut Nov, keberadaan agen PERISAI memiliki peran strategis dalam memperluas cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Selain memberikan edukasi secara langsung kepada masyarakat, agen PERISAI juga membantu proses pendaftaran, sehingga masyarakat dapat lebih mudah mengakses program perlindungan yang tersedia.

Untuk menjadi peserta, masyarakat cukup menyiapkan fotokopi KTP, nomor telepon seluler, data jenis pekerjaan, serta membayar iuran awal sesuai program yang dipilih.

Nov juga menyampaikan, hingga Desember 2026, BPJS Ketenagakerjaan memberikan diskon 50 persen untuk program JKK dan JKM bagi peserta tertentu. Dengan promo tersebut, peserta hanya membayar iuran sebesar Rp8.400 per bulan untuk program JKK dan JKM. Jika ditambah program JHT, total iuran menjadi Rp28.400 per bulan.

”Hingga akhir Desember 2026, masih berlaku potongan iuran 50 persen untuk program JKK dan JKM. Ini menjadi kesempatan bagi masyarakat, mendapatkan perlindungan dengan biaya yang sangat terjangkau,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batam Sekupang, Budi Pramono, menegaskan, perluasan perlindungan bagi pekerja sektor informal menjadi salah satu fokus utama BPJS Ketenagakerjaan.

Menurutnya, masih banyak pekerja informal yang belum terlindungi oleh program jaminan sosial ketenagakerjaan. Padahal, kelompok pekerja ini memiliki risiko yang sama dalam menjalankan aktivitas pekerjaan sehari-hari.

”Melalui kolaborasi dengan agen PERISAI dan berbagai kegiatan sosialisasi di tengah masyarakat, kami berharap, semakin banyak pekerja yang memahami pentingnya perlindungan sejak dini dan segera mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Budi.

Ia menambahkan, kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya memberikan perlindungan bagi pekerja, tetapi juga memberikan rasa aman bagi keluarga, apabila terjadi risiko kerja maupun risiko sosial lainnya.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Warga tampak antusias menggali informasi mengenai manfaat kepesertaan, besaran iuran, hingga mekanisme pendaftaran program BPJS Ketenagakerjaan.

Ketua RT setempat, Rustam, mengapresiasi pelaksanaan sosialisasi tersebut, berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan di lingkungan masyarakat.

”Kami menyambut baik kegiatan ini, karena memberikan informasi yang sangat bermanfaat bagi warga. Semoga semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya keselamatan kerja dan memiliki perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, sehingga dapat bekerja dengan lebih aman dan tenang,” kata Rustam.

Melalui kegiatan ini, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batam Sekupang berharap semakin banyak pekerja, khususnya di sektor informal, memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, sehingga dapat bekerja dengan lebih aman, produktif, dan sejahtera. (nov)

BERITA TERKAIT:

Perluas Akses Kesehatan Pekerja, RSBP Batam Reaktivasi Layanan BPJS Ketenagakerjaan

‎BPJS Ketenagakerjaan Batam Sekupang Gandeng RT/RW dan Perisai, Sosialisasikan Perlindungan Pekerja

Menaker: BPJS Ketenagakerjaan harus Cegah Kecelakaan Kerja, Bukan Sekadar Urus Klaim

PLN Batam Upacara Bendera, Habis Upacara “Merdekakan” Pekerja Bayar Iuran BPJS Ketenagakerjaan

Dorong Perluasan Kepesertaan, BPJS Ketenagakerjaan Gelar Sosialisasi di Komunitas Senam Pagi Telkom Batam Sekupang

‎Pemkab Karimun dan BPJS Ketenagakerjaan Dorong Pemanfaatan APBDes untuk Perlindungan Ekosistem Desa

Transformasi Ketenagakerjaan: BP Batam Hadirkan Program MANTAB untuk Industri

 

Exit mobile version