ANAMBAS, Kepri.co.id – Wakil Bupati (Wabup) Kepulauan Anambas, Raja Bayu Febri Gunadian SE, menegaskan, survei re-akreditasi Puskesmas Tarempa harus menjadi momentum meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Ia meminta seluruh jajaran puskesmas, menjadikan proses evaluasi sebagai langkah nyata memperbaiki kualitas layanan, bukan sekadar memenuhi persyaratan administrasi.
Penegasan tersebut disampaikan Raja Bayu, saat membuka kegiatan survei Re-Akreditasi Puskesmas Tarempa di Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Rabu (14/10/2026). Dalam kesempatan itu, ia menyambut kedatangan tim survei dan mengajak seluruh tenaga kesehatan, memanfaatkan proses penilaian untuk memperkuat standar pelayanan.
Menurut Raja Bayu, masyarakat berhak memperoleh pelayanan kesehatan yang bermutu, aman, cepat, dan manusiawi. Karena itu, hasil evaluasi perlu menjadi dasar perbaikan yang berkelanjutan agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh warga.
“Masyarakat berhak mendapatkan pelayanan kesehatan yang bermutu, aman, cepat, dan manusiawi di mana pun mereka berada. Karena itu, saya berharap re-akreditasi ini tidak hanya dipandang sebagai pemeriksaan dokumen, tetapi menjadi kesempatan memperbaiki sistem pelayanan, meningkatkan disiplin, menjaga keselamatan pasien, dan membangun kepercayaan masyarakat,” ujarnya.
Tantangan Pelayanan Kesehatan di Wilayah Kepulauan
Raja Bayu menjelaskan, pelayanan kesehatan di Kabupaten Kepulauan Anambas memiliki tantangan tersendiri. Kondisi geografis wilayah kepulauan, jarak antardaerah yang cukup jauh, serta akses pelayanan yang tidak selalu mudah dijangkau menjadi perhatian pemerintah daerah.
Meski menghadapi tantangan tersebut, ia menegaskan, kondisi geografis tidak boleh menghambat upaya pemerintah dalam memenuhi hak masyarakat atas pelayanan kesehatan yang layak. Untuk itu, peningkatan mutu layanan perlu berjalan seiring penguatan kedisiplinan dan komitmen tenaga kesehatan.
Selain memperhatikan kelengkapan administrasi, Raja Bayu meminta jajaran Puskesmas Tarempa, bersikap terbuka terhadap setiap masukan dari tim survei. Menurutnya, evaluasi harus menjadi kesempatan untuk mengenali kekurangan dan memperbaikinya, bukan sesuatu yang perlu ditakuti.
“Jangan takut menunjukkan kekurangan, karena kekurangan yang kita ketahui tentunya dapat kita perbaiki. Yang terpenting adalah kita memiliki komitmen dan kemauan untuk terus berbenah,” ucapnya.
Ia juga mengingatkan, peningkatan kualitas pelayanan tidak boleh hanya terlihat selama survei berlangsung. Sebaliknya, standar pelayanan yang baik harus menjadi kebiasaan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
“Jangan sampai saat survei semuanya terlihat rapi, tetapi setelah tim surveior pulang, semangatnya juga ikut pulang. Yang kita inginkan bukan hanya bagus saat dinilai, tetapi benar-benar bagus setiap hari saat kita melayani masyarakat,” tegas Raja Bayu.
Pemkab Anambas Dorong Perbaikan Berkelanjutan
Dalam kesempatan tersebut, Raja Bayu menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas akan terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dengan mempertimbangkan kemampuan dan prioritas anggaran yang tersedia.
Ia juga menekankan pentingnya koordinasi antara Dinas Kesehatan dan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan. Melalui koordinasi tersebut, pemerintah daerah berharap berbagai upaya perbaikan dapat berjalan lebih terarah dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Kepada tim surveior, Raja Bayu berharap proses penilaian berlangsung secara objektif dan menghasilkan masukan yang konstruktif. Dengan demikian, Puskesmas Tarempa dapat mengidentifikasi aspek yang masih memerlukan pembenahan serta menentukan langkah perbaikan secara tepat.
Selain itu, ia mengapresiasi dedikasi seluruh tenaga kesehatan yang selama ini memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ia berharap, pengabdian tersebut terus terjaga dan semakin diperkuat melalui penerapan standar pelayanan yang konsisten.
Bagi pemerintah daerah, keberhasilan re-akreditasi tidak cukup diukur dari hasil penilaian semata. Komitmen untuk menjalankan perbaikan secara berkelanjutan menjadi bagian penting agar masyarakat memperoleh pelayanan yang lebih baik.
Melalui survei Re-Akreditasi Puskesmas Tarempa, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas berharap mutu pelayanan, kedisiplinan tenaga kesehatan, keselamatan pasien, dan kepercayaan masyarakat semakin meningkat. Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat, termasuk warga yang menghadapi keterbatasan akses akibat kondisi geografis wilayah kepulauan. (LS)
BERITA TERKAIT:
Bupati Aneng Perkuat Sinergi Pemerintah dan Kader untuk Perluasan Layanan Kesehatan Anambas
Dokter Muda Anambas Lahir, Harapan Baru Penguatan Layanan Kesehatan Daerah Kepulauan
Udara Anambas Tak Sehat, Disdikpora Kembali Terapkan Belajar dari Rumah
