Inflasi Mereda, Federal Reserve AS Pertahankan Suku Bunga di Angka 5,25-5,5 Persen

F. xinhua-news.com

AMERIKA (Kepri.co.id – Xinhua) – Federal Reserve Amerika Serikat (AS) pada Rabu (12/6/2024). mempertahankan suku bunga pada level tertinggi dalam 22 tahun sebesar 5,25 persen hingga 5,5 persen karena data harga konsumen terbaru menunjukkan inflasi tampaknya mulai mereda.

Dalam sebuah pernyataan usai pertemuan yang membahas kebijakan selama dua hari itu, Komite Pasar Terbuka Federal (Federal Open Market Committee/ FOMC), badan pembuat kebijakan The Fed, menegaskan kembali, komite tersebut memperkirakan tidak akan tepat mengurangi kisaran target “sampai mereka memperoleh keyakinan yang lebih besar, bahwa inflasi bergerak secara berkelanjutan menuju angka 2 persen.”

Koresponden Kantor Berita Xinhua melaporkan dari Washington DC. (XHTV)

Selain itu, komite tersebut akan terus mengurangi kepemilikannya pada sekuritas Treasury dan utang agensi serta sekuritas berbasis hipotek agensi, kata FOMC.

Pengumuman The Fed itu muncul, hanya beberapa jam setelah Departemen Ketenagakerjaan AS melaporkan, Indeks Harga Konsumen (Consumer Price Index/CPI) pada Mei 2024 naik 3,3 persen dari tahun 2023 lalu, setelah naik 3,4 persen pada April 2024 dan 3,5 persen pada Maret 2024.

CPI inti naik 3,4 persen pada Mei 2024 secara tahunan (year on year), perubahan terkecil dalam 12 bulan sejak April 2021, kata Sarah House dan Michael Pugliese, ekonom di Wells Fargo Securities, dalam sebuah analisis.

“Meskipun demikian, inflasi masih berada di atas target The Fed, dan ada cukup banyak kesalahan awal di masa lalu. Sehingga, FOMC kemungkinan perlu melihat setidaknya beberapa laporan inflasi yang lebih baik, untuk mendapatkan ‘kepercayaan yang lebih besar’ yang diperlukan untuk mulai mengurangi suku bunga dana federal,” kata ekonom tersebut. (asa/ xinhua-news.com)

Exit mobile version