AS Lancarkan Gelombang Ketiga Serangan terhadap Iran, setelah Sebuah Kapal Diserang di Selat Hormuz

Foto yang bersumber dari Kementerian Informasi Oman pada 20 Juni 2026 ini, menunjukkan pemandangan Selat Hormuz. (F. Xinhua)

TEHERAN (Kepri.co.id – Xinhua) – Pasukan Amerika Serikat (AS) pada Sabtu (11/7/2026) melancarkan gelombang ketiga serangan terhadap Iran pekan ini, setelah sebuah kapal kontainer berbendera Siprus diserang saat melintasi Selat Hormuz, kata Komando Pusat (Central Command/ CENTCOM) AS.

“Iran diberi kesempatan lagi menunjukkan kepatuhan terhadap Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/ MoU), setelah dimintai pertanggungjawaban atas serangan sebelumnya terhadap kapal-kapal komersial, tetapi sekali lagi gagal,” kata komando tersebut dalam sebuah unggahan di platform media sosial X.

“Sebagai respons, AS membuat Iran menanggung konsekuensi yang berat dengan terus melemahkan kemampuan Iran, untuk menyerang pelaut sipil dan kapal dagang yang bebas melintasi selat tersebut,” kata komando itu.

Ledakan mengguncang beberapa kota di Iran selatan, lapor Press TV Iran.

Sementara itu, Iran mengatakan, Selat Hormuz ditutup setelah sebuah kapal yang berlayar melalui rute yang tidak disetujui diserang, memperingatkan bahwa setiap tindakan balasan atas insiden tersebut akan ditanggapi dengan “respons keras.”

“Sebuah kapal yang membahayakan keamanan maritim dengan mematikan sistemnya telah diserang dan dihentikan,” kata Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (Islamic Revolutionary Guard Corps/ IRGC) Iran, dalam sebuah pernyataan.

Akibat insiden tersebut, selat itu akan tetap ditutup “hingga pemberitahuan lebih lanjut” dan “sampai berakhirnya campur tangan AS di kawasan ini,” demikian bunyi pernyataan tersebut.

Operasi Perdagangan Maritim Inggris (United Kingdom Maritime Trade Operations/ UKMTO), mengatakan dalam sebuah pernyataan, sebuah kapal kontainer terbakar setelah mengalami kerusakan dalam insiden di lepas pantai Oman pada Sabtu malam waktu setempat. (hen/ xinhua-news.com)

BERITA TERKAIT:

Penasihat Senior Pemimpin Tertinggi Iran: AS Langgar MoU dengan Terus Picu Ketegangan di Selat Hormuz

IMO: Sekitar 2.500 Awak Kapal telah Dievakuasi dari Selat Hormuz sejak Selasa

Badan Keamanan Tertinggi Iran Perintahkan Penanganan Cepat Permohonan Melintasi Selat Hormuz

Sekutu Eropa Tolak Seruan Trump untuk Misi Militer di Selat Hormuz

 

Exit mobile version