Setiap Bulan RSUD Embung Fatimah Terima 30 Pasien Jantung

Rumah Sakit Umum Daerah Embung Fatimah Batam. (F. amr)

BATAM (Kepri.co.id) – Selama Juli dan Agustus 2023, jumlah pasien penyakit jantung yang berobat ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah sebanyak 60 orang. Dari 60 orang tersebut, sebanyak 33 pasien pada Juli dan 27 pasien di Agustus 2023.

Humas RSUD Embung Fatimah, Elin Sumarni, mengatakan, setiap bulan terdapat 30 orang yang menjadi pasien terkait kesehatan jantung.

“Setiap bulan jumlah pasien jantung yang datang berobat rata-rata 30 orang,” ujar Elin, Sabtu (9/9/2023).

Hal itu katanya, disebabkan banyaknya pasien penyakit jantung koroner yang datang ke Unit Gawat Darurat (UGD), sehingga pemasangan ring terpaksa dilakukan.

BACA JUGA:   Polisi Ringkus Kurir Sabu 2,9 Kilo di Sagulung

Disebutkannya, untuk layanan operasi pemasangan ring jantung di UGD, pasien memiliki indikasi serangan jantung akut risiko kecacatan dan kematian tinggi, pasien akan diintruksikan melakukan operasi guna mengatasi sumbatan koroner jantung.

“Selain itu, Rumah Sakit Embung Fatimah menyediakan layanan Echocardiography 3D jantung. Layanan itu digunakan, untuk memeriksa struktur jantung secara keseluruhan guna mendeteksi gumpalan darah, atau bahkan pertumbuhan jaringan tidak normal pada jantung,” katanya.

DikatAkannya, saat ini pihaknya menghadirkan inovasi layanan terbaru dalam program peningkatan pelayanan kesehatan, yakni extracorporeal shock wave lithotripsy (ESWL) untuk penanganan batu saluran kemih dan batu ginjal dengan menggunakan gelombang kejut.

BACA JUGA:   Kurban 21 Ekor Sapi, BP Batam Gelar Salat Ied Perdana di Masjid Tanjak

Penyakit batu ginjal dapat disebabkan oleh konsumsi zat kimia yang berlebihan, sehingga mengganggu saluran kemih.

“Seperti kalsium, fosfat yang terdapat pada garam, makanan kaleng, makanan kemasan, juga ada di banyak bumbu-bumbu cepat saji,” ujarnya.

Selain ESWL, ada juga Ear, Nose, dan Throat (ENT) Unit yang memungkinkan seorang dokter tenggorokan, hidung, dan telinga (THT) untuk melihat saluran hidung dan struktur di sekitarnya, dengan memberikan gambaran secara detail.

“Pemeriksaan akan dilakukan menggunakan alat endoskopi yang fleksibel dan memiliki kamera di ujungnya. Alat tersebut dimasukkan melalui lubang hidung. Sebelumnya pemeriksaan dilakukan, pasien akan mendapatkan prosedur anestesi lokal,” katanya.

BACA JUGA:   Temuan BPK Rumah Dinas Disalahgunakan, BP Batam Lakukan Penertiban

Kemudian, ada juga mikroskop endodontik untuk melihat detail terkecil yang terdapat di gigi pasien. Lalu, ada layanan Echocardiography 3D jantung, digunakan untuk memeriksa struktur jantung secara keseluruhan guna mendeteksi gumpalan darah atau bahkan pertumbuhan jaringan tidak normal pada jantung.

Terkait biaya administrasi pelayanan kesehatan bisa tercover dengan menggunakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Baik untuk imunisasi, program keluarga berencana (KB), tindakan medis umum baik yang membutuhkan pembedahan maupun tidak, pelayanan obat, hingga persalinan.

“Kita berharap bahwa pelayanan terbaru tersebut dapat tingkatkan mutu pelayanan rumah sakit dan memenuhi kebutuhan masyarakat di Kota Batam,” ungkapnya. (amr)