NEW DELHI (Kepri.co.id – Xinhua) – Di tengah eskalasi konflik militer dengan Pakistan, pemerintah India pada Sabtu (10/5/2025), mengumumkan, 32 bandara di bagian utara dan barat negara tersebut telah ditutup untuk operasi penerbangan sipil hingga 15 Mei 2025.
Koresponden Kantor Berita Xinhua melaporkan dari New Delhi. (XHTV)
Bandara-bandara yang ditutup berada di sejumlah negara bagian, termasuk Punjab, Haryana, Rajasthan, Gujarat, Himachal Pradesh, Uttar Pradesh, dan Kashmir yang dikuasai India.
“Otoritas Bandara India dan otoritas penerbangan terkait telah mengeluarkan serangkaian pemberitahuan kepada pilot (Notices to Airmen), mengumumkan penutupan sementara 32 bandara di India bagian utara dan barat untuk semua operasi penerbangan sipil,” demikian bunyi pernyataan yang dikeluarkan oleh Kementerian Penerbangan Sipil India.
Konflik antara New Delhi dan Islamabad terus bergulir sejak Rabu (7/5/2025) setelah India melancarkan serangan udara mematikan, terhadap sejumlah target di Pakistan dan Kashmir yang dikuasai Pakistan.
Kementerian tersebut mengatakan, AAI juga telah memperpanjang penutupan sementara 25 segmen rute Layanan Lalu Lintas Udara di Wilayah Informasi Penerbangan Delhi dan Mumbai karena alasan operasional.
Kementerian itu juga meminta maskapai dan operator penerbangan untuk merencanakan rute alternatif, sesuai dengan anjuran lalu lintas udara yang berlaku saat ini.
“Penutupan sementara ini diatur dalam koordinasi dengan unit-unit kontrol lalu lintas udara, terkait demi memastikan keamanan dan meminimalkan gangguan,” menurut kementerian tersebut.
Menurut pihak India, serangan itu dilakukan untuk membalas pembunuhan 26 warga oleh orang-orang bersenjata api di Kashmir, yang dikuasai India bulan lalu.
Sejak saat itu, militer dari kedua negara saling menyerang dengan rudal, drone, dan aksi penembakan di area yang berdekatan dengan perbatasan dan garis kontrol (line of control) di Kashmir.
Selama tiga hari terakhir, ratusan penerbangan dibatalkan dan banyak penerbangan lainnya dialihkan, karena penutupan bandara yang dipicu oleh konflik militer yang sedang berlangsung antara kedua negara tetangga, yang sama-sama memiliki senjata nuklir tersebut. (hen/ xinhua-news.com)
BERITA TERKAIT:
India Serang Sistem Pertahanan Udara Pakistan di Sejumlah Lokasi
Satu Tewas dan 5 Lainnya Terluka, Akibat Serangan Drone India ke Pakistan
Denmark, Yunani, Pakistan, Panama, dan Somalia Terpilih Sebagai Anggota Tidak Tetap DK PBB
Pakistan Lomba Penunggang Kuda Menusuk Pasak
Pertemuan Presiden China – PM Pakistan Bahas Masa Depan di Era Baru







