BATAM (Kepri.co.id) – Gemuruh doa dan kepedulian menggema di Dataran Engku Putri Batam Centre, Selasa (2/12/2025) malam. Polresta Barelang bersama Forkopimda Kota Batam dan para tokoh lintas agama, menggelar doa kebangsaan bagi masyarakat yang tertimpa musibah banjir di Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Utara, serta para korban erupsi Semeru.
Dimulai sejak pukul 20.00 WIB, kegiatan ini menjadi wujud nyata solidaritas dan empati masyarakat Batam, terhadap saudara-saudara sebangsa yang sedang berjuang bangkit dari bencana.
Kapolresta Barelang Kombes Pol Zaenal Arifin SIK diwakili Wakasat Binmas Iptu Endra hadir, selaku penanggung jawab kegiatan. Acara dibuka dengan lantunan lagu kebangsaan Indonesia Raya, menghadirkan suasana haru sekaligus mengingatkan bahwa meski berbeda, seluruh anak bangsa tetap satu dalam duka dan doa.
Walikota Batam, Dr H Amsakar Ahmad SSos MSi, dalam sambutannya menyampaikan duka mendalam, atas berbagai bencana yang menimpa beberapa wilayah Indonesia. Ia mengajak masyarakat Batam untuk menjaga empati, memperkuat gotong royong, dan terus menyalakan semangat persaudaraan.
”Bencana ini menguji kita. Namun, selama kita bersatu, saling menopang, Indonesia akan selalu kuat,” ujarnya.
Keindahan keberagaman Indonesia tampak dalam sesi pembacaan doa lintas agama, dipimpin oleh para pemuka agama:
— KH Luqman Rifa’i MPd (Islam)
— Pdt Sabar Brahmana MA (Kristen)
— Franciscus Septani Setyanto (Katolik)
— Made Hermawan (Hindu)
— YM Bhante Nyanavira Mahatera (Buddha)
Setiap doa yang dipanjatkan, membawa harapan agar para korban diberikan kesabaran, kekuatan, dan jalan pemulihan.
Kegiatan ini turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam, Ketua DPRD Batam, unsur TNI-Polri, pimpinan instansi vertikal, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta para relawan kemanusiaan.
Kehadiran mereka, menegaskan komitmen bersama dalam memberikan dukungan moral, spiritual, dan sosial kepada masyarakat terdampak bencana.
Sebagai wujud kepedulian konkret, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Batam menyerahkan bantuan tahap pertama secara simbolis kepada Pemerintah Kota Batam, untuk kemudian disalurkan kepada wilayah-wilayah terdampak. Bantuan ini, diharapkan bisa menjadi penyokong kebutuhan darurat para korban.
Wakasat Binmas Polresta Barelang, Iptu Endra, menegaskan, Polri akan terus mengambil peran dalam setiap upaya kemanusiaan.
”Doa kebangsaan ini bukan hanya simbol, tetapi wujud persatuan dan solidaritas kita. Polresta Barelang mendukung penuh kegiatan kemanusiaan, dan selalu siap memberikan pelayanan serta pengamanan terbaik,” ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan doa penutup dan sesi dokumentasi bersama. Polresta Barelang berharap, acara ini dapat memperkokoh kebersamaan dan menggerakkan masyarakat Batam, elalu siap siaga menghadapi potensi bencana.
Dengan kekuatan doa, kepedulian, dan persatuan, diharapkan para korban bencana diberikan ketabahan, dan Indonesia dapat segera kembali pulih. (amr)







