Kolaborasi Peserta Magang Warnai Pembinaan Alquran di Lapas Perempuan Batam

Kolaborasi Peserta Magang Warnai Pembinaan Alquran di Lapas Perempuan Batam
Tiga peserta magang memberikan pembinaan Alquran kepada warga binaan Lapas Perempuan Kelas IIB Batam, baru-baru ini. (Sumber: Lapas Perempuan Kelas IIB Batam)

BATAM (Kepri.co.id) – Suasana penuh kekhidmatan menyelimuti Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIB Batam, saat lantunan ayat suci Alquran terdengar lembut dari ruang pembinaan.

Kegiatan belajar mengaji bersama yang diikuti para warga binaan ini, menjadi salah satu program pembinaan kerohanian untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan, sekaligus membangun mental dan spiritual mereka selama menjalani masa pemidanaan.

Kegiatan pembelajaran Alquran tersebut, berlangsung hangat dan inklusif. Para peserta dapat belajar dengan tenang, memperbaiki bacaan, serta memahami nilai-nilai moral dan spiritual yang terkandung dalam setiap ayat. Program ini, menjadi ruang refleksi, penguatan jiwa, serta pembentukan karakter yang lebih baik bagi warga binaan.

Kalapas Perempuan Kelas IIB Batam, Nur Mustafidah AMdIP SSos MH, menjelaskan, kegiatan mengaji ini didukung tiga peserta magang yang memiliki latar belakang pendidikan beragam, yakni lulusan PGSD (Pendidikan Guru Sekolah Dasar), Pendidikan Agama Islam (PAI), dan Pendidikan Bahasa Inggris.

”Perpaduan kompetensi para peserta magang ini, memberikan warna tersendiri dalam proses pembinaan. Mereka menerapkan metode pengajaran yang komunikatif, pendekatan pedagogis yang sederhana dan mudah dipahami, serta penyampaian materi mengaji yang lebih sistematis,” ujar Kalapas, Selasa (2/12/2025).

Para peserta magang tersebut, turut mengambil peran penting sebagai pendamping belajar. Mereka membantu memperbaiki bacaan Alquran, mengenalkan tajwid dasar, hingga membimbing warga binaan dengan kesabaran dan kepedulian.

Pendekatan ini menciptakan suasana belajar yang nyaman, interaktif, dan mampu meningkatkan motivasi warga binaan, untuk terus memperbaiki kemampuan mengaji mereka.

Nur Mustafidah menekankan, melalui kegiatan belajar mengaji bersama ini, pembinaan kerohanian di Lapas Perempuan Kelas IIB Batam, diharapkan dapat berlangsung lebih optimal dan berkelanjutan.

”Kontribusi peserta magang bukan hanya mendukung keberlangsungan program pembinaan, tetapi juga menjadi bentuk kolaborasi positif menanamkan nilai keimanan, membentuk karakter, serta menumbuhkan harapan bagi warga binaan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik ke depan,” tutupnya. (asa)

BERITA TERKAIT:

Pengajian Rutin, Lapas Perempuan Batam Terima Kunjungan Kemenag

80 Warga Binaan Lapas Perempuan Pembinaan Spritual Pengajian

Kunjungan Idul Fitri di Lapas Perempuan Batam Diwarnai Tangis Haru dan Bahagia