TIMNAS Indonesia melakoni dua pertandingan sisa yang sangat menentukan di Grup A Piala AFF 2026. Pertama menjamu Vietnam di kandang sendiri pada tanggal 3 Agustus 2026, dan kemudian melakoni laga tandang yang tidak kalah berat melawan Singapura pada tanggal 7 Agustus 2026. Dua laga ini akan menjadi penentu nasib Garuda untuk melangkah ke babak semifinal.
Posisi sementara Grup A saat ini memang menempatkan Indonesia di posisi runner up, dengan 2 kali main dan mengantongi 6 poin. Posisi ini sangat riskan dan krusial. Di bawahnya, Vietnam yang berada di posisi 3 juga baru melakoni 2 pertandingan dengan nilai 4 poin dan tentu akan berusaha mati-matian untuk menang.
Skenario perhitungannya menjadi ketat, jika Vietnam kalah di kandang Indonesia maka poin mereka tetap 4, dan jika nanti di pertandingan terakhir mereka melawan Kamboja berhasil menang, nilai Vietnam akan menjadi 7. Sementara bagi Indonesia, jika mampu mengamankan hasil di dua laga sisa, poin bisa mencapai 9 dan membuka jalan lolos dengan lebih aman.
Jika melihat catatan pertemuan, rivalitas kedua tim selalu sengit. Untuk head to head 5 pertandingan terakhir di level senior, catatannya adalah 26 Maret 2024 Vietnam 0-3 Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia, 21 Maret 2024 Indonesia 1-0 Vietnam di Kualifikasi Piala Dunia, 19 Januari 2024 Vietnam 0-1 Indonesia di Piala Asia, 9 Januari 2023 Vietnam 2-0 Indonesia di Piala AFF, dan 6 Januari 2023 Indonesia 0-0 Vietnam di Piala AFF.
Dalam versi catatan lainnya, 5 laga terakhir juga dicatat sebagai Indonesia 1-0 Vietnam di Piala Asia 2023, Vietnam 2-0 Indonesia di Piala AFF 2022, Indonesia 0-0 Vietnam di Piala AFF 2022, Indonesia 0-0 Vietnam di Piala AFF 2020, dan Vietnam 4-0 Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2022. Artinya, secara historis Vietnam memang masih sering unggul, namun dalam tiga pertemuan paling anyar trennya berbalik di mana Indonesia berhasil meraih tiga kemenangan beruntun.
Kelemahan lain yang menjadi sorotan adalah saat melawan Timor Leste. Pada pertandingan tersebut, Timnas Indonesia baru bisa menjebol gawang Timor Leste pada menit ke-73 untuk akhirnya menang 3-0. Kesulitan pemain Timnas menembus pertahanan Timor Leste, menandakan lini depan kita belum begitu padu. Pola serangan masih lebih banyak mengandalkan crossing dari sektor sayap untuk menjebol pertahanan Timor Leste yang tampil sangat disiplin. Kelemahan ini, tentunya akan menjadi pekerjaan rumah yang lebih berat karena pertahanan Vietnam jauh lebih kokoh, lebih terorganisir dan lebih berpengalaman dibandingkan Timor Leste.
Untuk itu, Timnas kita harus lebih berani masuk ke kotak penalti, jangan hanya mengandalkan umpan-umpan lambung dari sisi lapangan. Jangan pula hanya mengandalkan satu orang seperti Mitch Baker yang saat ini sudah mengantongi 4 gol. Ketergantungan pada satu nama akan mudah dibaca lawan. Harus ada second striker yang berani membuka ruang, berani melakukan tusukan dari lini kedua, dan yang paling penting harus berani melakukan shooting dari luar kotak penalti untuk menggempur pertahanan Vietnam yang rapat.
Kelebihan Timnas kita di laga krusial ini, adalah bermain di kandang sendiri di depan ribuan supporter yang tentunya akan menambah semangat juang para pemain. Dukungan publik sendiri, bisa menjadi pemain kedua belas yang mengangkat mental bertanding.
Dalam konteks klasemen saat ini, hasil imbang melawan Vietnam rasanya sudah cukup bagus, yang terpenting jangan sampai kalah. Jika mampu meraih hasil draw, posisi runner up masih akan berada di tangan Indonesia. Dan untuk selanjutnya, pada pertandingan terakhir melawan Singapura, Timnas wajib menang jika ingin memastikan diri lolos ke babak semifinal. ***
