BATAM (Kepri.co.id) – Sesuai perkembangan zaman revolusi industri 4.0 yang ditandai dengan digitalisasi, Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi mendorong pengembangan ekonomi kreatif di Kota Batam sebagai sektor yang patut dikedepankan.
Hal ini, mengingat semakin bertambahnya pertumbuhan penduduk yang menuntut masyarakat lebih inovatif dan kreatif dalam berusaha.
“Pengembangan ekonomi kreatif perlu kita dorong, sebagai sektor yang patut diapresiasi dalam karyanya. Ayo, mulai dari sekarang kita kembangkan ekonomi kreatif,” ujar Rudi.
Rudi meyakini, ke depan ekonomi kreatif dapat menjadi solusi dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat secara luas dan berkelanjutan. Sektor ini, mampu mendobrak batas geografis, gender, ras, dan strata ekonomi.
“Ekonomi kreatif bisa menjadi pilar utama mendobrak pertumbuhan ekonomi yang inklusif, pertumbuhan ekonomi untuk semuanya,” ujar Rudi.
Selanjutnya, Rudi menyampaikan, ekonomi kreatif akan mampu diperhitungkan sebagai kekuatan ekonomi yang inklusif. Tidak hanya di Kota Batam, tetapi juga secara nasional hingga internasional.
Untuk itu, Rudi mendorong untuk terus memacu pengembangan ekonomi kreatif agar menjadi sektor yang futuristik.
“Pengembangan ekonomi kreatif harus terus dipacu agar menjadi sektor futuristik, tumbuh lebih cepat, lebih besar, dan maju,” katanya.
Lebih lanjut, orang nomor satu di BP Batam itu, mengatakan, karya ekonomi kreatif saat ini bisa dinikmati masyarakat mancanegara. Terlebih, karena Kota Batam merupakan kota dengan urutan ketiga, sebagai daerah tujuan wisatawan mancanegara setelah Bali dan Jakarta.
“Industri kreatif tidak lagi menjadi produk lokal yang dikonsumsi masyarakat lokal, tetapi industri kreatif dengan mudah menjadi produk global yang mudah dinikmati masyarakat lintas negara,” imbuhnya. (rud)
