TANJUNGPINANG (Kepri.co.id) – Sore itu, angin Pulau Penyengat berembus pelan saat Bripka Zulhamsyah Putra turun dari pompong kecil, membawa kantong sembako dengan senyum tulus. Bukan untuk menegakkan hukum, bukan pula untuk menegur warga, melainkan untuk memastikan tak ada perut lapar yang terabaikan di kampung-kampung nelayan, pedagang kaki lima, tukang becak, hingga janda lansia di sudut Tanjungpinang.
Empat tahun lebih sudah Bripka Zulhamsyah Putra, anggota Polresta Tanjungpinang ini, menempuh jalan sunyi kemanusiaan lewat program ”razia perut lapar”. Di matanya, menjadi polisi bukan sekadar mengenakan seragam cokelat, tetapi tentang merawat harapan mereka yang sering luput dari perhatian.
”Tidak semua kejahatan itu tentang kriminalitas. Kemiskinan juga bisa menjerumuskan orang. Di situlah saya merasa polisi harus hadir,” kata Bripka Zulhamsyah dengan mata berkaca, Jumat (27/6/2025).
Dalam senyap, Bripka Zulham sapaannya, sering menolak dipublikasikan, bukan karena tak mau dikenal, melainkan ingin membuktikan bahwa ”Polri untuk masyarakat” bukan sekadar slogan. Ia lebih memilih membaur tanpa sekat, datang tanpa diminta, memberi tanpa pamrih.
”Pak Zulham itu beda. Beliau datang bahkan sebelum kami meminta bantuan,” ucap seorang penambang pompong Pulau Penyengat yang tak bisa menyembunyikan haru.
Saat ditanya awak media tentang kegagalan mengikuti sekolah perwira tahun ini, Bripka Zulham hanya tersenyum. ”Kalau sekarang, mungkin saya tidak akan ikut tes lagi. Saya ingin tetap membantu masyarakat kecil di kota kelahiran saya ini. Tapi, kalau pimpinan mengarahkan saya untuk mencoba lagi, saya akan ikut. Saya yakin, Allah akan memberi rezeki sekolah di waktu yang tepat,” ujarnya, merendah.
Di momentum Hari Bhayangkara ke-79, sosok Bripka Zulham menjadi cermin wajah Polri yang penuh kasih. Ia menunjukkan, polisi bukan hanya penegak aturan, tetapi juga sahabat rakyat kecil, penjaga harapan mereka yang terpinggirkan, dan penebar kebahagiaan tanpa pamrih.
Ia tak lupa menyampaikan terima kasih kepada Kapolda Kepri, Irjen Pol Asep Safrudin SIK MH; Kapolresta Tanjungpinang, Kombes Pol Hamam Wahyudi SH SIK MH; serta rekan-rekan media yang terus mendukung gerakan kemanusiaannya.
”Dirgahayu Polri ke-79. Teruslah hadir bagi mereka yang membutuhkan. Melalui hal kecil, kita bisa membuat banyak orang tersenyum,” tutup Bripka Zulham, menatap laut Tanjungpinang dengan doa, semoga tak ada lagi perut yang lapar dan hati yang merasa sendiri di kotanya tercinta. (riz)
BERITA TERKAIT:
Tokoh NU dan Anak-anak Yatim Gelar Pengajian, Doakan Bripka Zulhamsyah Lulus Seleksi Sekolah Perwira
Meriah! Turnamen Domino HUT Bhayangkara ke-79 Tutup dengan Hadiah Spektakuler
Sambut HUT Bhayangkara, Turnamen Sepak Bola Kapolda Kepri Cup Diikuti 16 Tim
500 Pesepeda Ikuti Bhayangkara Nongsa Loops, Kapolda: Harumkan Provinsi Kepri di Dunia Olahraga
Wakapolri Komjen Agus Dianugerahi Gelar Datok Seri Sakti Bhayangkara Utama
