Wakil Bupati Anambas Tekankan Makna Pengabdian Mahasiswa dalam Penutupan KKN III STAI Paduka

ANAMBAS, Kepri.co.id – Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Raja Bayu Febri Gunadian SE, menegaskan bahwa Kuliah Kerja Nyata (KKN) bukan sekadar kewajiban akademik, melainkan bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat.

Pesan tersebut disampaikannya saat menghadiri penutupan KKN III STAI Paduka Anambas di Dusun Mubur Kecil, Desa Piasan, Kecamatan Siantan Utara, Sabtu (24/10/2026).

Dalam kesempatan itu, Raja Bayu mengingatkan mahasiswa agar mengamalkan ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi. Menurutnya, KKN menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan sekaligus berkontribusi langsung dalam kehidupan masyarakat.

“Saya berpesan kepada adik-adik rekan mahasiswa, KKN bukan sekadar kegiatan menggugurkan kewajiban akademik. KKN adalah wujud nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pengabdian kepada masyarakat atas ilmu yang kalian dapat di bangku kampus, kemudian diamalkan di tengah kehidupan bermasyarakat,” ujar Raja Bayu.

Pengabdian yang Membawa Manfaat bagi Masyarakat

Ia berharap pengalaman pengabdian yang dijalani para mahasiswa dapat memberikan manfaat bagi masyarakat setempat. Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan membawa dampak positif bagi pembangunan Kabupaten Kepulauan Anambas.

“Semoga pengabdian kecil ini membawa keberkahan dan kemanfaatan untuk masyarakat dan Kabupaten Kepulauan Anambas yang kita cintai,” tuturnya.

Bagi mahasiswa, pelaksanaan KKN menjadi bagian dari proses pendidikan yang mempertemukan pengetahuan akademik dengan realitas kehidupan masyarakat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memiliki kesempatan untuk memahami kondisi lingkungan sosial secara langsung serta mengembangkan kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat.

Di sisi lain, keterlibatan mahasiswa dalam lingkungan desa juga menjadi bagian dari hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat. Hubungan tersebut diharapkan mampu memperkuat peran pendidikan tinggi dalam memberikan kontribusi sosial di daerah.

Penutupan KKN III STAI Paduka Anambas berlangsung di Dusun Mubur Kecil, Desa Piasan, Kecamatan Siantan Utara. Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Yayasan STAI Paduka Anambas, Arfandi S Sos, Camat Siantan Utara, para mahasiswa peserta KKN, serta tokoh masyarakat setempat.

STAI Paduka Anambas Dorong Masyarakat Lanjutkan Pendidikan

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Yayasan STAI Paduka Anambas, Arfandi SSos, mengajak masyarakat untuk mendorong anak-anak mereka melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi setelah menyelesaikan pendidikan SMA.

Ia juga menyampaikan komitmen STAI Paduka Anambas untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga kematangan emosional, spiritual, serta kepedulian terhadap lingkungan sosial.

“Saya berpesan kepada seluruh masyarakat yang memiliki anak usia sekolah yang akan tamat SMA untuk sudi menitipkan anak-anak Bapak atau Ibu melanjutkan pendidikan pada perguruan tinggi satu-satunya yang ada di Kepulauan Anambas, yakni STAI Paduka Anambas. Kami STAI Paduka berkomitmen mencetak sarjana yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara emosional maupun spiritual serta memiliki kepedulian tinggi secara sosial.” kata Arfandi.

Pesan tersebut menegaskan pentingnya pendidikan tinggi dalam membentuk sumber daya manusia yang memiliki pengetahuan sekaligus karakter. Dengan demikian, perguruan tinggi diharapkan tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang untuk menumbuhkan tanggung jawab dan kepedulian terhadap masyarakat.

Penutupan KKN III STAI Paduka Anambas menjadi momentum bagi mahasiswa untuk merefleksikan pengalaman pengabdian mereka. Pesan Wakil Bupati Kepulauan Anambas juga mengingatkan bahwa ilmu yang diperoleh di bangku kuliah memiliki nilai lebih ketika dapat diterapkan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (latep)

BERITA TERKAIT:

STAI Paduka Anambas Cetak Sejarah, 63 Sarjana Angkatan Pertama Resmi Diwisuda

Di Usia ke-57 Aneng, Raja Bayu Kenang Perjalanan Bersama Membangun Anambas

 

 

 

Exit mobile version