Amsakar Instruksikan Dinas Lingkungan Hidup Bereskan TPS Bengkong, Tegaskan Batam Harus Bersih dan Tertata

Amsakar Instruksikan Dinas Lingkungan Hidup Bereskan TPS Bengkong, Tegaskan Batam Harus Bersih dan Tertata
Walikota Batam, Dr Amsakar Achmad SSos MSi melakukan sidak tempat pembuangan sementara (TPS) sampah di Bengkong Sadai, Batam, Senin (27/10/2025). (F. Rud)

BATAM (Kepri.co.id) – Walikota Batam sekaligus Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Dr Amsakar Achmad SSos MSi meninjau tempat pembuangan sementara (TPS) di Bengkong Sadai, Senin (27/10/2025). Langkah cepat itu ia ambil, setelah menerima laporan kondisi TPS yang sudah tidak layak dan menimbulkan dampak lingkungan serius.

”Saya tidak ingin persoalan ini dibiarkan berlarut-larut. TPS di sini sudah tidak mendukung, bahkan bersinggungan dengan proyek Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL). Kita harus ambil keputusan tegas,” kata Amsakar di lokasi peninjauan.

Kondisi TPS Bengkong Sadai dinilai sudah tidak memenuhi standar. Selain menimbulkan ketidaknyamanan warga, lokasinya juga beririsan dengan proyek pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) BP Batam, yang menjadi bagian penting infrastruktur sanitasi kota.

Usai meninjau kondisi lapangan bersama jajaran Deputi dan Direktur BP Batam, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Batam, Suhar, serta perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Amsakar memutuskan memindahkan lokasi TPS ke wilayah Tanjung Buntung.

”Kalau dipertahankan di sini, kita harus bangun jembatan senilai Rp3 miliar. Itu pemborosan, sementara kawasan ini punya potensi komersial tinggi. Jadi, saya minta segera dipindahkan dan ditata ulang,” tegasnya.

Amsakar langsung menginstruksikan DLH dan BP Batam, berkoordinasi menyiapkan lokasi baru. Penataan ini juga bagian dari strategi besar pengelolaan sampah Batam, yang mencakup rencana pembangunan tiga unit incinerator modern.

Nantinya, setiap incinerator akan melayani dua kecamatan agar sistem pengelolaan sampah menjadi lebih efisien dan ramah lingkungan.

”Batam ini rumah kita bersama. Saya ingin sistem pengelolaan sampah kita lebih tertib, bersih, dan tidak merusak lingkungan. Ini bukan sekadar memindahkan TPS, tapi membangun budaya baru: kota yang bersih dan tertata,” ujar Amsakar.

Ia juga mengajak masyarakat ikut menjaga kebersihan, tidak membuang sampah sembarangan, dan mulai memilah sampah bernilai ekonomis agar tidak menumpuk di TPS maupun tempat pembuangan akhir (TPA).

”Kebersihan kota bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi tanggung jawab kita semua. Mari kita rawat Batam bersama, supaya tetap indah, sehat, dan layak dihuni,” pungkasnya. (amr)

BERITA TERKAIT:

Soroti Permasalahan Sampah, Li Claudia Imbau Masyarakat Batam Jaga Kebersihan Lingkungan

Pemuda Pancasila Kota Batam Kompak Bersihkan Sungai dan Drainase, Wujud Nyata Dukungan Terhadap Program Pemerintah

Sekda Imbau Warga Tak Buang Sampah ke Drainase

 

Exit mobile version