Indeks Pembangunan Manusia Kepri Tertinggi ke-3 Nasional

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad. (F. dok humas pemprov kepri)

TANJUNGPINANG (Kepri.co.id) – Selama 2020–2023, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kepri rata-rata meningkat sebesar 0,59 persen per tahun.

Angka IPM Provinsi Kepri tahun 2023 mencapai 79,08, menempati posisi ke-3 tertinggi di tingkat nasional.

Pencapaian IPM Kepri tahun 2023 di atas, meningkat 0,6 poin (0,76 persen) dibandingkan tahun sebelumnya (78,48).

Peningkatan IPM Kepri 2023 didukung peningkatan ketiga dimensi penyusunnya yaitu dimensi umur panjang dan hidup sehat yang diukur melalui Umur Harapan Hidup saat lahir (UHH).

Kemudian dimensi pengetahuan yang diukur melalui Harapan Lama Sekolah (HLS), dan Rata-rata Lama Sekolah (RLS).

Selanjutnya dimensi standar hidup layak, diukur melalui rata-rata pengeluaran riil per kapita per tahun yang disesuaikan.

Dari sisi dimensi umur panjang dan hidup sehat, UHH saat Lahir di Kepri sebesar 74,90.

Artinya, bayi yang lahir tahun 2023 memiliki harapan hidup hingga 74,90 tahun, lebih lama 0,28 tahun atau mengalami kenaikan 0,38 persen dibandingkan bayi yang lahir tahun 2022.

Sumber data umur harapan hidup saat lahir, menggunakan hasil Long Form SP2020 (LF SP2020).

Dari sisi dimensi pengetahuan, HLS di Kepri sebesar 13,05 tahun, mengalami kenaikan 0,46 persen dibandingkan tahun 2022.

Sementara itu, RLS di Kepri sebesar 10,41 tahun, meningkat 0,04 tahun atau mengalami kenaikan 0,39 persen dibandingkan tahun 2022. Sumber data HLS dan RLS, menggunakan hasil LF SP2020.

Dari sisi pengeluaran per kapita per tahun yang disesuaikan (ribu Rupiah), Kepri mengalami peningkatan Rp529 ribu (3,66 persen) dibandingkan tahun 2022.

Menanggapi pencapaian IPM Kepri 2023, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, menyampaikan, apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kepri.

“Ini hasil kerja keras seluruh pihak, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat, yang telah bersinergi mewujudkan pembangunan manusia berkelanjutan di Kepri,” ujar Ansar Ahmad di Tanjungpinang, Minggu (26/11/2023).

Ansar juga menekankan, IPM Kepri 2023 masih memiliki ruang ditingkatkan lagi, khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan.

“Kita harus terus berupaya meningkatkan akses, kualitas, dan kesetaraan pendidikan bagi seluruh anak-anak Kepri. Serta memperkuat sistem kesehatan, yang responsif dan inklusif,” tutur Ansar.

Ansar berharap, IPM Kepri 2023 dapat menjadi motivasi dan inspirasi bagi seluruh stakeholder pembangunan, untuk terus berinovasi dan berkolaborasi mendorong kemajuan Kepri.

“Mari kita jadikan IPM Kepri 2023 sebagai momentum terus bergerak maju, bersama-sama membangun Kepri yang sejahtera, mandiri, dan berdaya saing,” pungkas Ansar. (hen)

Exit mobile version