BATAM, Kepri.co.id – Politeknik Inovasi Nusantara (Poltevara) menjajaki kerja sama dengan Bank Jatim Cabang Batam, untuk memperluas akses pembiayaan pendidikan sekaligus mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa di bidang konstruksi dan infrastruktur.
Penjajakan kerja sama tersebut, dibahas dalam pertemuan antara Direktur Poltevara, Dr Ir Fandy Iood ST MPWK, dan Pimpinan Cabang Bank Jatim Batam, Maria Pratista Rahayu di Kampus Poltevara, Monde City Apartment, Tower M5 Pasir Putih, Ocarina, Batam, Kamis (24/9/2026).
Pertemuan itu turut dihadiri Wakil Direktur II Bidang Keuangan Poltevara, Junani. Kedua pihak membahas sejumlah peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan untuk mendukung kegiatan pendidikan, pelatihan, hingga pembiayaan proyek konstruksi.
Salah satu rencana kerja sama yang dibahas adalah penyediaan fasilitas anjungan tunai mandiri (ATM) Bank Jatim di kawasan kampus, khususnya di area residensial atau pusat kuliner (foodcourt). Kehadiran fasilitas tersebut, diharapkan dapat mempermudah akses layanan perbankan bagi mahasiswa dan masyarakat di lingkungan kampus.
Selain itu, Poltevara dan Bank Jatim menjajaki dukungan pembiayaan untuk program Center of Competence melalui sertifikasi dan pelatihan. Kolaborasi ini, diharapkan dapat membantu mahasiswa maupun peserta pelatihan meningkatkan kompetensi, serta memperoleh sertifikasi sesuai kebutuhan dunia kerja.
Dalam bidang pendidikan, kedua pihak juga membahas kemungkinan penyediaan fasilitas kredit tanpa agunan untuk membantu pembiayaan kuliah mahasiswa. Skema tersebut, diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif dalam memperluas akses terhadap pendidikan tinggi.
Kerja Sama Pembiayaan Konstruksi
Peluang kerja sama lainnya menyasar bidang konstruksi dan infrastruktur, melalui skema construction loan atau pembiayaan konstruksi.
Dalam skema ini, Bank Jatim berpotensi memberikan dukungan berupa tenaga ahli perbankan untuk kegiatan pelatihan di Poltevara. Materi pelatihan antara lain mencakup penyusunan rencana anggaran biaya (RAB) proyek konstruksi serta pemahaman mengenai dokumen dan persyaratan awal pengajuan pinjaman perbankan bagi kontraktor.
Dukungan tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai aspek pembiayaan dan pengelolaan proyek konstruksi, sehingga mereka tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga pengetahuan mengenai aspek finansial dalam pelaksanaan proyek.
Poltevara juga membuka peluang kolaborasi melalui program coaching factory, yakni pembelajaran berbasis praktik yang memungkinkan mahasiswa terlibat dalam kegiatan atau proyek nyata.
Dalam program ini, produk pinjaman renovasi dari Bank Jatim berpotensi dimanfaatkan untuk mendukung proyek konstruksi dan renovasi yang menjadi bagian dari kegiatan pembelajaran mahasiswa.
Direktur Poltevara, Dr Ir Fandy Iood ST MPWK, menyampaikan, pihaknya menyambut baik penjajakan kerja sama dengan Bank Jatim maupun lembaga perbankan lainnya.
Menurutnya, kolaborasi dengan sektor perbankan dapat membuka peluang pengembangan pendidikan yang lebih terhubung dengan kebutuhan dunia usaha dan industri, khususnya di bidang konstruksi dan infrastruktur.
Sementara itu, Pimpinan Cabang Bank Jatim Batam, Maria Pratista Rahayu, menyampaikan terima kasih kepada Poltevara atas sambutan dan keterbukaan dalam menjajaki kerja sama.
Ia berharap hubungan kedua pihak dapat terus berkembang, terutama dalam mendukung pembiayaan pendidikan serta penguatan program studi konstruksi dan infrastruktur.
Penjajakan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi Poltevara dan Bank Jatim untuk merumuskan bentuk kerja sama yang dapat memberikan manfaat bagi mahasiswa, institusi pendidikan, serta sektor konstruksi dan infrastruktur di Batam. (asa)
BERITA TERKAIT:
Poltevara dan Politeknik Negeri Batam, Perkuat Ekosistem Vokasi Tri Dharma Perguruan Tinggi
POLTEVARA Gandeng SMK/SMA Taruna Pekanbaru, Siapkan Lulusan Siap Kerja di Industri Masa Depan
