Wamenlu Sambangi Natuna, Bupati Cen Titipkan Asa Pembangunan dan Geopark UNESCO

Wamenlu RI, Arif Havas Oegroseno didampingi Bupati Natuna, Cen Sui Kan diwawancarai wartawan saat kunjungan kerja ke Naruna, Selasa (25/8/2026), (F. Abed)

NATUNA (Kepri.co.id) — Kunjungan Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) RI, Arif Havas Oegroseno ke Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, pada Selasa (25/8/2026), membawa sinyal positif bagi percepatan pembangunan di kawasan perbatasan.

Momen ini dinilai krusial bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna, untuk menjembatani aspirasi masyarakat terdepan Indonesia langsung kepada pemerintah pusat.

​Hal tersebut mengemuka seusai pertemuan tertutup antara Wamenlu RI, Bupati Natuna Cen Sui Lan, dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di Kantor Bupati Natuna, Jalan Batusisir Bukit Arai.

​Bupati Natuna, Cen Sui Lan menyampaikan apresiasi atas kehadiran pemerintah pusat. Ia memandang, kunjungan lintas kementerian ini sebagai bukti nyata, pusat tidak menutup mata terhadap berbagai keterbatasan dan kebutuhan masyarakat di beranda negara.

​”Pemerintah pusat melalui Wamenlu sangat siap, mendukung program-program yang sudah kita ajukan. Luar biasa, Pak Wamen dari subuh berangkat dari Jakarta untuk bisa berjumpa dengan kita di sini. Kesempatan ini, tentu saya mengucapkan terima kasih,” ujar Cen Sui Lan.

Dorong Pengakuan UNESCO

​Dalam pertemuan tersebut, pembicaraan tidak hanya berkutat pada kebutuhan infrastruktur dan pengembangan kawasan perbatasan.

Cen Sui Lan turut membawa satu agenda strategis, yakni penguatan posisi Natuna di kancah internasional, melalui sektor pariwisata dan geopark.

​Saat ini, Geopark Natuna tengah berjuang dalam fase nominasi UNESCO Global Geopark. Cen berharap, proses ini terus bergulir dan mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat, agar Natuna segera meraih pengakuan internasional.

​”Geopark kita sudah masuk nominasi untuk UNESCO. Kita lagi menunggu progres. Nanti Pak Wamen juga bantu supaya dapat menjadi bagian itu,” tambahnya.

​Bagi Cen Sui Lan, perjuangan membangun Natuna bukan sekadar perkara pembangunan fisik semata, melainkan memastikan daerah perbatasan ini memiliki posisi tawar yang strategis.

Kunjungan kerja Wamenlu ini, diharapkan menjadi titik tolak penguatan koordinasi yang lebih solid antara Pemkab Natuna dan pusat.

​”Intinya, Pak Wamen datang membawa harapan besar bagi kita. Mari berdoa, agar harapan dan usulan kita dapat terealisasi menjadi program nyata yang dirasakan masyarakat,” tegasnya. (abed)

Exit mobile version