Menilik Kegiatan Bakar Lemang Massal di Kabupaten Aceh Barat Daya, Provinsi Aceh

Menilik Kegiatan Bakar Lemang Massal di Kabupaten Aceh Barat Daya, Provinsi Aceh
Warga membakar lemang bambu secara massal, dalam sebuah acara tradisi budaya "Meuseuraya Toet Leumang" di bantaran sungai Desa Lueng Asan, Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya, Provinsi Aceh, pada 25 April 2026. (F. Xinhua/Anwar)

ACEH BARAT DAYA (Kepri.co.id – Xinhua)Lemang merupakan makanan tradisional khas Melayu yang terbuat dari beras ketan dan santan, yang dimasukkan ke dalam ruas bambu muda berlapis daun pisang, lalu dibakar dengan bara api.

Dalam acara “Meuseuraya Toet Leumang” di Kabupaten Aceh Barat Daya, sebanyak 15.000 batang lemang dibakar secara serentak.

Acara ini digelar untuk melestarikan warisan kuliner Nusantara dan masuk dalam rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Berikut keseruannya. (hen/ xinhua-news.com)

Foto yang diabadikan dengan drone ini, memperlihatkan warga saat membakar lemang bambu secara massal dalam acara tradisi budaya “Meuseuraya Toet Leumang” di bantaran sungai Desa Lueng Asan, Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya, Provinsi Aceh, pada 25 April 2026. (F. Xinhua/Anwar)

Warga membakar lemang bambu secara massal, dalam sebuah acara tradisi budaya “Meuseuraya Toet Leumang” di bantaran sungai Desa Lueng Asan, Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya, Provinsi Aceh, pada 25 April 2026. (F. Xinhua/Anwar)

Warga mempersiapkan hidangan lemang, seusai kegiatan membakar lemang bambu secara massal, dalam acara tradisi budaya “Meuseuraya Toet Leumang” di bantaran sungai Desa Lueng Asan, Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya, Provinsi Aceh, pada 25 April 2026. (F. Xinhua/Anwar)

BERITA TERKAIT:

Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Tinjau Bencana Aceh: Banyak Desa Hilang, Ribuan Rumah Rusak

Penasihat Khusus Presiden ‘Ngopi Kebangsaan’ Bareng Alumni Lemhannas Aceh, Apresiasi Nasionalisme Orang Aceh

Relawan Medis RSBP Batam Diterjunkan ke Aceh, Sumut, dan Sumbar

Pemerintah Aceh Jajaki Kerja Sama Industri Peternakan dengan China

Menengok Panen Kopi Robusta di Aceh

Exit mobile version