29 September 2025, MPLS Sekolah Rakyat Tanjungpinang Dimulai – Lis: Semua Dijamin Pemerintah

29 September 2025, MPLS Sekolah Rakyat Tanjungpinang Dimulai – Lis: Semua Dijamin Pemerintah
Walikota Tanjungpinang, H Lis Darmansyah SH (kanan duduk) dan Wakil Walikota, Raja Ariza MM (berdiri) menyampaikan program Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang, Sekolah Rakyat (SR) angkatan pertama di eks SMP 15 Bukit Cermin, Kamis (25/9/2025). (F. Devi)

TANJUNGPINANG (Kepri.co.id) – Tanggal 29 September 2025 akan menjadi tonggak baru dunia pendidikan di Kota Tanjungpinang. Sekolah Rakyat (SR) Tanjungpinang resmi memulai masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) bagi siswa angkatan pertama.

Kegiatan ini disampaikan langsung oleh Walikota Tanjungpinang, H Lis Darmansyah SH, didampingi Wakil Walikota Raja Ariza MM; Kepala Dinas Pendidikan Drs Teguh Ahmad Syafari; Kadis Sosial Endang Susilawati; Kadis PU Dr Rusli MEng; Kadis Kominfo Teguh Susanto, serta Staf Ahli, Maszrul Effendi.

Dalam dialog bersama calon wali murid di Gedung Sekolah Rakyat, eks SMP 15 Bukit Cermin, Kamis (25/9/2025), Raja Ariza berbagi pengalaman pribadinya.

”Saya juga lulusan Sekolah Rakyat (SR) tahun 50-an. Bedanya, konsep SR sekarang jauh lebih maju, berbasis teknologi, dan gurunya dipilih melalui seleksi ketat. Saya optimis anak-anak kita akan memiliki masa depan yang lebih cerah,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Walikota, Lis Darmansyah. Ia menegaskan, program ini merupakan langkah besar pemerintah membangun masa depan generasi bangsa.

”Semua fasilitas sudah digratiskan. Konsepnya mirip sekolah kedinasan. Saya yakin, lulusan SR akan mendapat peluang bersaing menjadi ASN, TNI, Polri, bahkan melanjutkan pendidikan ke sekolah unggulan lainnya. Program ini benar-benar istimewa,” tegas Lis.

Lis menambahkan, tahun pertama ini, SR Tanjungpinang akan menerima 100 siswa. Sistemnya berbasis dormitori, di mana siswa tinggal di asrama dengan fasilitas lengkap dan modern. Meski begitu, tidak semua orang tua mudah melepas anaknya.

”Kadang anaknya semangat, tapi orang tuanya masih ragu. Inilah waktunya kita bersama-sama mengawal masa depan anak-anak. Percayalah, pemerintah sudah menyiapkan segalanya,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan, agar para siswa tidak terlena dengan fasilitas yang serba lengkap.

”Jangan manja. Semua sudah tersedia, tapi hasil akhirnya tetap ditentukan prestasi dan kedisiplinan. Orang tua juga harus mendukung penuh,” pesannya.

Tahun depan, SR Tanjungpinang akan menempati lahan baru seluas 6 hektare di Bukit Manuk Senggarang dengan gedung yang lebih representatif.

Sementara itu, para calon guru yang akan mengajar di SR juga hadir dalam kesempatan tersebut.

Mereka merupakan hasil seleksi ketat dari program guru penggerak, telah mendapat pembekalan khusus dari Kemensos serta Kemendikdasmen.

”Insya Allah, kami siap mengabdi dan membimbing anak-anak sesuai kurikulum berbasis skill dan digital, sekaligus mengembangkan bakat mereka melalui kegiatan ekstrakurikuler,” ujar Afshah, salah satu guru pamong.

Sedikitnya, ada 19 guru yang akan mengajar di SR untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA. Selain itu, tersedia pula wali asrama dan pelatih ekskul yang siap mendampingi siswa. (dev/ zek)

BERITA TERKAIT:

Mengejar Kaki Lima di Masa Efisiensi Buat Bertahan di Tengah Hutang, Akankah Pemko Tanjungpinang Bisa Berbenah?

Saatnya UMKM Tanjungpinang Naik Kelas Lewat Digital Marketing

Kejati Kepri Raih Penghargaan dari Walikota Tanjungpinang, Terima 11 SKK untuk Selamatkan Aset Daerah

 

Exit mobile version