Ada Tulisan Parkir Gratis di MB Tiban, Jukir Tetap Minta Uang Parkir

Seorang jukir di Morning Bakery Tiban, sedang duduk menunggui kendaraan parkir, Senin (22/1/2024). (F. amr)

BATAM (Kepri co.id) – Sejumlah tempat nongkrong dan swalayan (mart) di Batam, gratis parkir. Bahkan, ada tulisan parkir gratis.

Seperti di Morning Bakery Tiban, ada tulisan pakai spanduk berukuran 3 x 1 meter. Bunyi tulisan di spanduk tersebut: Parkir gratis. Pastikan kendaraan terkunci. Kehilangan dan kerusakan di luar tanggung jawab Morning Bakery.

Spanduk di Morning Bakery Tiban bertuliskan parkir gratis, Senin (22/1/2024). (F. amr)

Acro, seorang pemuda setempat tinggal di Citra Land Tiban, menyayangkan, petugas parkir masih meminta parkir walaupun sudah ada tulisan parkir gratis.

“Waktu saya mau pulang, juru parkir (jukir) memandu mundur. Setelah itu, jukir menyodorkan karcis parkir. Saya tak mau ribut, saya bayar saja,” kesal Acro.

Hal senada diakui Oki. Pemuda yang tinggal di Bengkong ini, janjian dengan temannya tinggal di Baloi, ngopi di Morning Bakery Tiban

“Pas kita mau cabut, jukir datang. Setelah kita mundur dan si jukir mengarahkan, kemudian kita diminta uang. Jadi bingung, tulisan di spanduk parkir gratis itu, bohongan atau bagaimana,” gumam Oki.

Sementara itu, beda lagi dengan Marison. “Aku tanya ke si jukir, di situ ada tulisan parkir gratis. Jadi, ini bayar atau gratis. Sambil malu-malu jukirnya bilang, kalau mau bayar tak apa. Tak bayar juga tak apa. Jadi aneh kan,” kata Marison heran.

Terkait naiknya tarif parkir 100 persen di Batam, kendaraan roda empat dari Rp2 ribu menjadi Rp4 ribu sekali parkir, mulai dikeluhkan warga.

Lington misalnya, mengaku keberatan dengan kenaikan tarif parkir 100 persen ini.

“Kalau di Batam, jangan dianggap punya mobil itu orang kaya. Tidak, karena mobil sudah kebutuhan. Bukan lagi barang mewah. Kalau ke luar rumah ada keperluan, singgah sebentar parkir Rp4 ribu. Lama-lama terasa juga,” keluh Lington.

Sementara, lanjut Lington yang bergerak di bidang jasa ini, merasakan semakin sulit cari uang.

“Sebelum Covid-19 dulu, masih mudah dapatkan job cari uang. Sekarang pahit, eh malah parkir naik. Lihat kemampuan ekonomi masyarakat dulu lah. Jangan pandang dari kacamata pejabat, mau runtuh negeri ini, pas tanggal gajian mereka terima gaji,” keluhnya. (amr)

Exit mobile version