SHENZHEN (Kepri.co.id – Xinhua) – Nilai perdagangan luar negeri Shenzhen, China selatan, mencapai 2,17 triliun Yuan (1 Yuan = Rp2.275) atau sekitar 303,4 miliar Dolar AS (1 Dolar AS = Rp16.330) pada paruh pertama (H1) 2025, mengukuhkan posisinya sebagai kota terkemuka di China Daratan. Demikian menurut Bea Cukai Shenzhen pada Selasa (22/7/2025).
Nilai ekspor mencapai 1,31 triliun Yuan, sementara impor mencapai 858,86 miliar Yuan. Meskipun menghadapi tantangan eksternal dan angka perbandingan yang tinggi dari 2024, perdagangan Shenzhen telah menunjukkan ketahanan, dengan pertumbuhan yang signifikan, ungkap bea cukai itu.
Perusahaan swasta di kota itu mendorong aktivitas perdagangan, mencatatkan 1,51 triliun Yuan dan menyumbang 69,8 persen dari total nilai perdagangan.
Sejumlah mitra dagang utama meliputi ASEAN, Hong Kong, dan Taiwan. Mitra utama lainnya adalah Uni Eropa, Amerika Serikat, India, Inggris, Korea Selatan, Jepang, dan Meksiko.
Ekspor didominasi produk mekanik dan listrik, terutama komputer dan suku cadangnya, sirkuit terpadu, dan baterai. Impor juga didominasi barang mekanik dan listrik, terutama sirkuit terpadu dan suku cadang komputer, menurut data resmi. (hen/ xinhua-news.com)
BERITA TERKAIT:
Delegasi Muhammadiyah Kunjungi Shenzhen, Puji Pencapaian Inovasi China
Shenzhen di China Rangkul Teknologi AI Mutakhir Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat
Media dan Wadah Pemikir China-ASEAN Disebut Harus Rangkul AI dan Atasi Tantangan
Batam Siap Melaju: BP Batam Jalin Kerja Sama dengan CREC untuk Investasi Transportasi Modern
Kebijakan Bebas Visa China Semakin Mudahkan Perjalanan Wisata bagi Turis Asia Tenggara
