RIYADH (Kepri.co.id – Xinhua) – Ekspor minyak mentah Arab Saudi turun untuk bulan kedua berturut-turut pada April 2026, mencapai level terendah sejak Januari 2002, menurut data yang diperbarui pada Senin (22/6/2026) oleh Joint Organizations Data Initiative (JODI).
Basis data itu menunjukkan, ekspor minyak mentah Arab Saudi turun menjadi 3,986 juta barel per hari (bph) pada April 2026 dari 4,974 juta bph pada Maret 2026.
Akibat blokade Selat Hormuz dalam perang Amerika Serikat (AS)-Israel terhadap Iran, ekspor minyak mentah Arab Saudi anjlok lebih dari 30 persen pada Maret 2026, turun dari 7,276 juta bph pada Februari 2026, menurut basis data tersebut.
Data itu juga menunjukkan, produksi minyak mentah Arab Saudi turun menjadi 6,316 juta bph pada April 2026 dari 6,967 juta bph pada Maret 2026, yang juga menyentuh level terendahnya sejak Januari 2002, ketika JODI mulai mencatat data Arab Saudi. (hen/ xinhua-news.com)
BERITA TERKAIT:
Badan Keamanan Tertinggi Iran Perintahkan Penanganan Cepat Permohonan Melintasi Selat Hormuz
Sekutu Eropa Tolak Seruan Trump untuk Misi Militer di Selat Hormuz
AS dan Iran Teken MoU Secara Elektronik untuk Akhiri Perang
Iran dan Rusia Gelar Latihan Militer Gabungan di Tengah Ancaman Tenggat Waktu 15 Hari Trump
