NATUNA (Kepri.co.id) – Kabupaten Natuna sebagai salah satu daerah terluar di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), dikenal memiliki karakteristik unik dengan mayoritas wilayahnya didominasi lautan.
Kondisi geografis ini menjadikan transportasi laut sebagai sarana utama menunjang kehidupan masyarakat, terutama bagi masyarakat yang tinggal di luar Pulau Bunguran Besar.
Karakteristik geografis Natuna ini, menghadirkan tantangan tersendiri terutama dalam penyelenggaraan pendidikan. Banyak sekolah di Natuna yang terletak di pulau-pulau terpencil, sehingga aksesibilitas menjadi isu krusial.
Para siswa dan tenaga pendidik harus bergantung pada transportasi laut untuk mencapai sekolah, yang seringkali menjadi hambatan besar bagi mereka.
Menanggapi persoalan ini, Jarmin Sidik, bakal calon Wakil Bupati Natuna yang akan maju bersama Cen Sui Lan dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Natuna 2024, menegaskan, pendidikan bagi anak-anak Natuna harus menjadi prioritas.
Jarmin yang juga Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Kabupaten Natuna, menilai, meskipun Natuna berada di garis terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), hak atas pendidikan bagi anak daerah tidak boleh diabaikan.
“Ini akan menjadi salah satu perhatian utama dalam pemerintahan kami ke depan, jika terpilih dalam Pilkada Natuna. Apapun ceritanya, anak-anak kita harus sekolah,” ujar Jarmin, Kamis (22/8/2024).
Jarmin, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Natuna, mengatakan, salah satu solusi akan dihadirkan memudahkan masyarakat Natuna memenuhi kebutuhan dasar pendidikan, dengan program subsidi transportasi gratis bagi pelajar yang sekolahnya terpisah pulau.
Menurutnya, program ini tidak hanya akan meringankan beban orang tua murid, tetapi juga menjadi jembatan mencerdaskan kehidupan anak bangsa di daerah perbatasan.
“Inilah salah satu persoalan yang kita hadapi sebagai daerah kepulauan. Makanya, nanti kami akan menggelontorkan anggaran untuk subsidi transportasi melalui Dinas Pendidikan atau melalui Dinas Perhubungan. Nanti kita lihat nomenklatur untuk transportasi gratis ini ke satuan kerja perangkat daerah (SKPD) mana,” tegas Jarmin.
Baca Juga: Golkar Duetkan Cen Sui Lan – Jarmin Sidik Maju Pilkada Natuna
Kalau tidak diadakan subsidi, lanjut Jarmin, dikhawatirkan banyak anak-anak Natuna yang akan putus sekolah karena orangtuanya tidak mampu membayar biaya transportasi.
Selain program subsidi transportasi, Jarmin juga berencana fokus pada penyediaan fasilitas pendukung pendidikan, seperti perumahan guru di pulau-pulau terpencil.
Dengan adanya perumahan ini, diharapkan tenaga pendidik dapat tinggal lebih dekat dengan lokasi sekolah, sehingga akses pendidikan bagi anak-anak di pulau-pulau kecil dapat lebih terjamin.
Seperti diketahui, beberapa daerah di Natuna masih memerlukan bantuan transportasi untuk anak sekolah. Di antaranya Kecamatan Serasan, Pulau Tiga, Pulau Tiga Barat (Pultibar), dan Subi.
Baca Juga: Dukung Cen Sui Lan Memimpin Natuna, Daeng Rusnadi: Tak Zaman Lagi Mendikotomikan Gender
Jarmin Sidik dan Cen Sui Lan berkomitmen, tidak hanya mempertahankan akses pendidikan, tetapi juga untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan bagi seluruh masyarakat Natuna.
Dengan upaya ini, kata Jarmin, pihaknya berharap setiap anak Natuna dapat memperoleh kesempatan yang sama dengan anak-anak di daerah lainnya meraih pendidikan berkualtias, terlepas dari adanya tantangan geografis.
“Nanti akan kita petakan semua, di daerah mana saja yang memerlukan subsidi transportasi. Program ini pasti bisa diwujudkan, karena anggaran pendidikan cukup besar,” bebernya. (hen)
