BATAM (Kepri.co.id) – Night Party Nagoya Lantern Festival yang digelar 13–17 Februari 2026 di Jalan Raya Nagoya Citywalk, berhasil menggerakkan roda ekonomi mikro secara signifikan.
Berdasarkan hasil survey pusat Kajian Daya Saing ASEAN, Politeknik Batam, dengan jumlah pengunjung yang tembus angka 6.000 orang dalam lima hari, omzet yang dihasilkan mencapai lebih dari Rp1 miliar.
Jumlah ini, dihasilkan melalui studi pengukuran multiplier effect, data omzet per usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang terjual dan diekstrapolasi dengan jumlah pengunjung.
Sehingga, melalui kegiatan yang diinisiasi oleh Badan Pengusahaan (BP) Batam dan Nagoya Citiwalk ini, menjadi indikator konkret kebangkitan ekonomi kawasan Nagoya, serta akselerasi implementasi Wilayah Penataan dan Pengembangan (WPP) Prioritas New Nagoya.
Kepala BP Batam sekaligus Walikota Batam, Dr Amsakar Achmad SSos MSi, menegaskan, kebangkitan Nagoya merupakan bagian dari strategi penguatan pusat perdagangan dan jasa Kota Batam.
”Nagoya episentrum perdagangan Kota Batam. Ketika ruang publiknya hidup dan tertata, efek berantainya akan terasa terhadap UMKM, sektor jasa, hingga pariwisata. Inilah arah pembangunan kawasan yang terintegrasi,” ujarnya.
Sementara, Wakil Kepala BP Batam sekaligus Wakil Walikota Batam, Li Claudia Chandra, menekankan, pentingnya model kolaborasi dalam pengembangan kawasan. Ia menegaskan, BP Batam akan terus berkomitmen mendukung UMKM di Kota Batam.
”Pertumbuhan ekonomi tidak bisa berjalan sendiri. Kolaborasi pemerintah, pengelola kawasan, dan pelaku usaha menjadi fondasi pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” jelasnya.
Anggota/Deputi Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto, menjelaskan, revitalisasi Jalan Raya Nagoya merupakan bagian dari agenda besar pembangunan New Nagoya dalam kerangka WPP Prioritas.
Penataan ini, meliputi peningkatan kualitas jalan, pedestrian, tata pencahayaan, konektivitas antar-blok komersial, hingga integrasi fungsi perdagangan dan hiburan.
”WPP Prioritas New Nagoya dirancang untuk mentransformasi kawasan ini menjadi pusat perdagangan dan gaya hidup yang modern, terintegrasi, dan berdaya saing internasional,” ujarnya.
”Event ini membuktikan, ketika infrastruktur, ruang publik, dan aktivitas ekonomi dikolaborasikan, dampaknya langsung terasa dalam bentuk perputaran ekonomi yang signifikan,” tegas Mouris.
Owner Nagoya Citywalk, Suhendro, menyatakan, kesiapan pihak swasta menjadi mitra strategis mendukung implementasi WPP. Hal ini, terlihat dari suksesnya gelaran Night Party Nagoya Lantern Festival.
”Kami melihat antusiasme masyarakat sangat tinggi. Ini menunjukkan, Nagoya memiliki potensi besar sebagai pusat aktivitas ekonomi dan pariwisata. Kami siap berkolaborasi untuk pengembangan jangka panjang kawasan,” ungkapnya.
Sebagaimana diketahui, Night Party Nagoya Lantern Festival bukan hanya sekadar perayaan Tahun Baru Imlek 2577. Namun, juga bagian dari strategi aktivasi ruang publik untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kawasan.
Festival ini menghadirkan instalasi lampion tematik, atraksi barongsai dan lion dance, fashion show spesial Imlek, serta bazar UMKM yang melibatkan 30 tenant dalam radius ± 200 Meter.
Selama lima hari, seluruh tenant mencatatkan penjualan yang selalu habis setiap malam. Pada puncak acara, 16 Februari 2026, tercatat sekitar 1.584 pengunjung masuk melalui gerbang utama, dengan estimasi total kunjungan mencapai ±2.500 orang per malam.
Pengunjung ini, berasal dari dalam dan luar Kota Batam, turis mancanegara seperti Singapura, Malaysia, Brunei, dan negara lainnya.
Angka kunjungan ini, menunjukkan peningkatan signifikan aktivitas ekonomi di kawasan Nagoya, yang sebelumnya mengalami perlambatan pascapandemi Covid-19.
Kebangkitan Nagoya juga menjadi simbol transformasi Batam menuju kota perdagangan, jasa, dan investasi yang semakin kompetitif di tingkat regional. (amr)
BERITA TERKAIT:
Sinergi Event Budaya dan Infrastruktur Wujudkan New Nagoya
BP Batam Kembangkan New Nagoya Motor Penggerak Destinasi Wisata Walkable City
Sambut Tahun Kuda, Singapura Gelar Pameran Bunga dengan Lampion Kuda Berukuran Asli
BP Fokus Penataan 5 Kawasan Strategis, Li Claudia: Demi Iklim Investasi Lebih Baik
Ansar Countdown Party Tahun Baru Imlek 2574 Kongzili di Nagoya Citywalk
Sambut Tahun Kuda, Singapura Gelar Pameran Bunga dengan Lampion Kuda Berukuran Asli
