Ombak kecil menghempas-hempaskan Feri Kepri 01, yang membawa rombongan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepri dari Pelabuhan Telagapunggur, Batam menuju Pulau Penyengat, Tanjungpinang, Sabtu (17/10/2026) pukul 14.30 WIB.
HETI K, Kepri.co.id
DI AKHIR pekan itu, sebuah misi dimulai, PWI Kepri melakukan ekspedisi eksplorasi Pulau Penyengat.
Di pulau yang mengundang rindu bagi generasi Melayu serumpun tersebut, PWI Kepri menelusuri jejak sejarah peradaban Kerajaan Riau Lingga dengan regalianya pernah ditapakkan di negeri ini.
Sekitar pukul 15.10 WIB, rombongan tiba di Pulau Penyengat. Dari pelantar, rombongan jalan kaki menuju titik kumpul di warung depan Masjid Sultan Penyengat.
Di titik kumpul tersebut, rombongan PWI Kota Tanjungpinang juga sudah sampai. Misi para penulis PWI Kepri Ekspedisi Eksplorasi Pulau Penyengat tersebut, disambut empat Kepala Dinas (Kadis) di Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Kepri.
Keempat kadis tersebut yaitu Kadis Kominfo Hendri Kurniadi, Kadis Pariwisata Hasan, Kadis Kebudayaan Herry Andrianto, dan Kadis Kesehatan dr Yosei Susanti MAP.
Rombongan rehat sejenak menikmati kuliner khas Melayu di warung depan Masjid Sultan Penyengat. Sambil menikmati aneka menu khas Melayu, pemusik Melayu dengan kemahirannya memainkan akordeon dan rabana, menambah sedap menikmati kuliner di pulau sejarah tersebut.
“Bapak ibu, wisatawan mancanegara banyak mengunjungi Pulau Penyengat. Terbanyak dari Malaysia dan Singapura. Wisatawan dari Malaysia, hampir tiap hari ada,” ujar Kadis Pariwisata Kepri, Hasan.
Target kunjungan wisatawan mancanegara Kepri sebanyak 2,7 juta orang. Dengan tulisan wartawan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri berharap, kunjungan wisatawan ke Pulau Penyengat semakin banyak.
“Silakan dieksplorasi Pulau Penyengat, buat tulisan yang bagus biar wisatawan banyak berkunjung ke Pulau Penyengat,” ujar Hasan.
Selesai kuliner, wartawan yang muslim menunaikan ibadah salat Ashar. Selesai salat
Ashar, rombongan PWI Kepri keliling situs-situs sejarah di Pulau Penyengat dengan tour guide Raja Malik, zuriat keenam Raja Haji Fisabilillah.
Situs sejarah yang dikunjungi antara lain Makam Engku Putri Raja Hamidah, Raja Ali Haji, dan museum pustaka kitab-kitab kuno terkait Raja Riau Lingga.
Selesai kunjungan beberapa situs sejarah, kembali ke titik kumpul warung depan Masjid Sultan Penyengat.
Makan Malam Bersama Gubernur
Sabtu (17/10/2026) malam, rombongan PWI Kepri Ekspedisi Eksplorasi Pulau Penyengat, dijamu Gubernur Kepri, H Ansar Ahmad makan malam di Balai Adat Penyengat.
Gubernur Kepri pada jamuan makan malam tersebut, didampingi Ketua TP PKK Kepri Hj Dewi Kumalasari Ansar dan Sekda Provinsi Kepri Misni.
Selesai makan malam, Gubernur Ansar banyak bercerita bagaimana keinginannya menjadikan Pulau Penyengat sebagai memori bangsa pusat Kerajaan Riau Lingga, sekaligus salah satu pusat wisata historis dan religius unggulan di Provinsi Kepri.
Hal itu dibuktikan, APBN sudah masuk untuk infrastruktur, sarana, dan prasarana di Pulau Penyengat. ***
