LONDON (Kepri.co.id) – Saat orkestra memainkan alat musik tradisional China yang terbuat dari porselen halus, termasuk pipa, erhu, dan xiao, nada-nada indah mengalun dari panggung.
Pertunjukan itu merupakan bagian dari acara promosi budaya dan pariwisata untuk Jingdezhen, ibu kota porselen China, yang diselenggarakan di Kensington, London pada Selasa (17/9/2024).
Koresponden Kantor Berita Xinhua melaporkan dari London. (XHTV)
Terletak di Provinsi Jiangxi, China timur, Jingdezhen memiliki sejarah kerajinan keramik yang membentang lebih dari 2.000 tahun. Pada zaman dahulu, kota itu mengekspor keramik ke Asia Tengah, Asia Barat, Eropa, dan Afrika melalui Jalur Sutra.
Dalam beberapa tahun terakhir, kota itu semakin populer sebagai salah satu tujuan wisata. Seniman dari berbagai belahan dunia juga pindah ke kota itu, mendirikan studio dan menyelenggarakan kegiatan mengenai tembikar.
Pada acara Selasa, dua kontrak ditandatangani antara organisasi dari Inggris dan ibu kota porselen tersebut, termasuk kesepakatan antara Chopsticks Club yang berbasis di London dan biro perjalanan dari Jingdezhen.
Selama acara berlangsung, produk porselen dari Jingdezhen, termasuk set peralatan makan perjamuan, lampu keramik, sisir porselen, dan gelang, juga dipamerkan. (amr/ xinhua-news.com)
