Konferensi Cabang I PMII Anambas Jadi Ruang Kader Muda Menyiapkan Masa Depan Daerah

F. Latif Sabrian

ANAMBAS, (Kepri.co.id) – Konferensi Cabang I Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Kepulauan Anambas Tahun 2026, menjadi ruang bagi kader muda untuk memperkuat organisasi sekaligus meneguhkan peran mahasiswa dalam pembangunan daerah.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Siantan Nur, Sabtu (1/08/2026), turut dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Kepulauan Anambas, Raja Bayu Febri Gunadian SE. Kehadiran pemerintah daerah dalam forum tersebut, menunjukkan dukungan terhadap proses kaderisasi dan regenerasi kepemimpinan di lingkungan organisasi mahasiswa.

Melalui forum musyawarah itu, para kader PMII diharapkan mampu melahirkan kepengurusan baru yang membawa semangat perubahan. Selain itu, konferensi juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memperkuat gagasan, menyusun langkah organisasi, serta meningkatkan kontribusi bagi masyarakat Anambas.

Mahasiswa Didorong Menjadi Penggerak Perubahan Daerah

Dalam sambutannya, Raja Bayu menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Konferensi Cabang I PMII Kabupaten Kepulauan Anambas. Menurutnya, organisasi mahasiswa memiliki posisi penting dalam menciptakan generasi yang memiliki wawasan luas, karakter kuat, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

“Mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan, agen kontrol sosial, dan agen pembangunan,” ujar Raja Bayu.

Ia berharap, PMII dapat terus menjadi wadah pembinaan kader yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas moral serta semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan daerah.

Selain itu, Wabup mengajak seluruh peserta konferensi untuk menjaga suasana musyawarah yang demokratis. Setiap perbedaan pandangan dalam organisasi, menurutnya, perlu disikapi dengan kedewasaan, agar menghasilkan keputusan terbaik bagi kemajuan PMII Kabupaten Kepulauan Anambas.

Kepengurusan baru yang nantinya terpilih juga diharapkan mampu menjalankan amanah organisasi dengan tanggung jawab. Kemudian, pengurus dapat membangun komunikasi yang baik dengan berbagai elemen masyarakat serta memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah.

Kolaborasi Generasi Muda dan Organisasi Keagamaan

Sementara itu, Wakil Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), H Endi Maulidi SH, menyampaikan, apresiasi terhadap pelaksanaan konferensi cabang tersebut.

Menurutnya, forum organisasi menjadi bagian penting dalam mengevaluasi perjalanan kepengurusan, sekaligus merumuskan arah gerakan ke depan. Konferensi tidak hanya menjadi proses pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi ruang memperkuat komitmen kader terhadap nilai perjuangan organisasi.

PWNU Kepri berharap, kepengurusan yang terpilih nantinya memiliki kapasitas, integritas, dan keikhlasan dalam menjalankan amanah. Kepemimpinan dalam organisasi, lanjutnya, merupakan tanggung jawab untuk melayani masyarakat serta menjaga nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah.

Ke depan, sinergi antara pemerintah daerah, organisasi mahasiswa, dan berbagai elemen masyarakat diharapkan terus berkembang. Keterlibatan generasi muda menjadi bagian penting dalam menghadapi tantangan pembangunan Kabupaten Kepulauan Anambas dengan gagasan kreatif, pemikiran kritis, dan semangat kebersamaan. (LS)

BERITA TERKAIT:

Peringati Hardiknas, Wabup Raja Bayu: Perbaiki Pendidikan Mulai dari Dalam Kelas

Pelantikan Pamong Praja Muda 2026: Harapan, Eksistensi, dan Integritas yang Harus Terjaga

Festival Layang-Layang Aduan Anambas Buka Peluang Budaya Lokal jadi Daya Tarik Wisata

Pemkab Anambas Ikut Dorong Solusi Fiskal Nasional untuk Jaga Gaji PPPK

 

Exit mobile version