JAKARTA (Kepri.co.id – Xinhua) – Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Jawa 7, hasil konsorsium Indonesia dan China, berhasil meraih penghargaan Subroto Award 2024 di bidang Keselamatan Ketenagalistrikan (K2) subkategori termal PLTU>200 MW, dalam upacara yang berlangsung di Jakarta, Kamis (10/10/2024).
Subroto Award merupakan penghargaan tertinggi di sektor energi dan sumber daya mineral (ESDM), yang diberikan Kementerian ESDM Republik Indonesia (RI). PLTU Jawa 7 menjadi salah satu dari total 60 lebih penerima penghargaan dari enam kelompok di sektor ESDM.
Baca Juga: Energi Terbarukan PLTS Dimatangkan, BP Batam dan Kementerian ESDM Tinjau Ketahanan Energi Listrik
“Kami mengapresiasi dukungan dan partisipasi aktif PT Shenhua Guohua Pembangkitan Jawa Bali (SGPJB), sebagai pengelola PLTU Jawa 7 atas kontribusinya terhadap program pemerintah RI dalam rangka mengurangi emisi global,” kata Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM RI, Jisman P Hutajulu dalam keterangan resmi yang dirilis PLTU Jawa 7.
Sejak tahun 2019, PLTU Jawa 7 telah menggunakan teknologi baru Ultra Super Critical (USC) dan Clean Coal Technology (CCT).
Selain memiliki efisiensi yang tinggi, teknologi-teknologi ini membuat pengoperasian PLTU Jawa 7 menjadi lebih aman, andal, ekonomis, bersih, dan ramah lingkungan.
Selain itu, PT SGPJB juga menjadi salah satu perusahaan yang berpartisipasi dalam Peta Jalan Perdagangan Karbon Indonesia fase pertama 2023-2024.
PT SGPJB merupakan perusahaan patungan antara China Energy Investment Group dan anak perusahaan PLN Group melalui PT PLN Nusantara Renewables (PLN NR). (hen/ xinhua-news.com)
