WASHINGTONG (Kepri.co.id – Xinhua) – Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden pada Selasa (10/12/2024), menyebut, pendekatan tarif Presiden terpilih Donald Trump sebagai “kesalahan besar,” saat menyampaikan pidato di lembaga pemikir (think tank) Brookings Institution yang berbasis di Washington DC.
“Dia tampaknya bertekad memberlakukan tarif yang tinggi dan universal pada semua barang impor yang masuk ke negara ini, dengan keyakinan yang keliru bahwa negara-negara asing akan menanggung biaya tarif tersebut, alih-alih konsumen Amerika,” ujar Presiden AS, Joe Biden.
Koresponden Kantor Berita Xinhua melaporkan dari Washington DC. (XHTV)
“Menurut Anda, siapa yang menanggungnya? Saya yakin pendekatan ini adalah kesalahan besar. Saya yakin, kita telah membuktikan pendekatan tersebut merupakan sebuah kesalahan dalam empat tahun terakhir.”
Baca Juga: UE Bersiap Lawan Potensi Tarif Perdagangan Trump
Dalam pidatonya, Presiden AS yang akan mengakhiri masa jabatannya tersebut menceritakan kondisi ekonomi yang diwarisinya dari Trump dan kinerja pemerintahannya pascapandemi Covid-19.
Dia juga mengkritik rencana ekonomi Trump, memperingatkan bahwa rencana itu berarti “potongan pajak lainnya untuk orang-orang yang sangat kaya.”
Baca Juga: Trump Menangkan Kursi Kepresidenan AS di Tengah Kekhawatiran Mendalam di Kalangan Publik
“(Berdasarkan) semua pertimbangan, pemerintahan mendatang bertekad mengembalikan negara ini ke babak lainnya, ekonomi trickle-down dan potongan pajak lainnya, untuk orang-orang yang sangat kaya yang tidak akan dibayar atau, jika dibayar, dapat menimbulkan kerugian nyata,” ujar Joe Biden. (amr/ xinhua-news.com)
