Denny Mohon Maaf Gangguan Air, SPAM Batam Gesa Perbaikan dan Peremajaan IPA

Kondisi debit air di Waduk Mukakuning, Batam, beberapa waktu lalu. (F. rud/ bp batam)

BATAM (Kepri.co.id) – Direktur Badan Usaha Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) Batam, Denny Tondano menanggapi keluhan yang diutarakan masyarakat, terkait gangguan air di beberapa lokasi perumahan di Kota Batam, salah satunya Perumahan Happy Garden, Nagoya.

Denny menjelaskan, gangguan tersebut terjadi diakibatkan kerusakan pipa. Perbaikan pipa tersebut, membutuhkan waktu dan cukup rumit karena lokasi kerusakan terletak di median jalan yang sudah dicor dan digunakan sebagai lalu lintas utama.

Baca Juga: BU SPAM Kerja Siang Malam Perbaiki Pipa Air Terputus

”Sebagai langkah perbaikan, kami telah menemukan jalur pipa alternatif memindahkan suplai ke kawasan Happy Garden, yaitu dengan jalan mengebor 1,5 Meter di bawah jalan menuju pipa utama yang lain,” jelas Denny.

”Saat ini, kami tengah bekerja keras melakukan perbaikan. Untuk itu, kami mewakili seluruh jajaran pimpinan dan staf BP Batam, memohon maaf atas ketidaknyamanan dan kerugian yang timbul karena gangguan suplai air,” ujar Denny, Jumat (12/7/2024).

Selain itu, Denny menjelaskan, secara singkat perkembangan pemasangan pipa SPAM sejak dua tahun terakhir.

”BP Batam telah membangun pipa berkapasitas 370 Liter per second (Lps) di Waduk Mukakuning, mengakomodir kebutuhan air bersih pelanggan yang sebelumnya 280 ribu pelanggan tahun 2021, sampai tumbuh hingga 317 ribu pelanggan per Juni 2024,” jelas Denny.

Akan tetapi, kenaikan jumlah pelanggan tersebut mengakibatkan defisit jumlah air bersih di Kota Batam sekitar 300 Lps. Sehingga, gangguan minor pun akan berdampak langsung pada suplai air ke pelanggan.

Baca Juga: Evaluasi Setahun Pelayanan Air Bersih, BU SPAM BP Batam Raker Bersama Mitra

Berita baiknya, BP Batam telah memulai pembangunan instalasi pengolahan air (IPA) baru berkapasitas 500 Lps di Waduk Duriangkang dan 230 lps di Waduk Tembesi.

Perkerjaan ini diproyeksikan selesai Desember 2024, dan Kota Batam diharapkan akan surplus air sebesar 230 lps setidaknya sampai akhir tahun 2025.

Denny melanjutkan, selama tahun 2024 dan 2025, BP Batam akan fokus memperbaiki fasilitas instalasi pengeolahan air minum (IPAM) eksisting berupa pompa, filter, dan sistem perpipaan yang uzur agar gangguan terhadap masyarakat dapat diminimalisir.

Baca Juga: BU SPAM BP Batam Mulai Lakukan Pembangunan Jaringan Baru

”Kami juga memastikan tambahan air yang siap pada akhir tahun 2024, bisa tersalurkan ke daerah-daerah kritis air. Seperti area perumahan Buana Vista, Bukit Raya, Marina, Geysa Eterna Marina, Tanjungriau, Tiban, Taman Sari Hijau, Cipta Land, Lavender, Bengkong, Baloi, Kampung Utama, Jodoh Permai, dan lainnya,” ujar Denny.

Terakhir, ia menegaskan, SPAM Batam bersama PT Air Batam Hilir akan terus berkomitmen melakukan perbaikan secara bertahap, guna mendukung penuh keberlangsungan usaha sektor pariwisata dan mengakomodir kebutuhan air bersih seluruh masyarakat Kota Batam. (amr)

Exit mobile version