Irjen Pol (Purn) Syafril Nursal Serahkan Pataka Badan Musyawarah Kekeluargaan Jambi ke H Budi Dermawan

Irjen Pol (Purn) Syafril Nursal Serahkan Pataka Badan Musyawarah Kekeluargaan Jambi ke H Budi Dermawan
Ketua BMKJ Kepri, H Budi Dermawan SAg MSy masa bakti 2026 - 2030, mengibarkan pataka BMKJ setelah diserahkan Ketum Nasional BMKJ, Irjen Pol (Purn) Syafril Nursal SH MH dalam prosesi pelantikan di Hotel Golden View Bengkong, Minggu (12/4/2026). (F. Nov Iwandra)

BATAM (Kepri.co.id) – Ketua Umum Nasional Badan Musyawarah Kekeluargaan Jambi (BMKJ), Irjen Pol (Purn) Syafril Nursal SH MH, menyerahkan pataka menakhodai BMKJ Kepri ke H Budi Dermawan di Hotel Golden View Bengkong, Batam, Minggu (12/4/2026).

Usai prosesi pelantikan, Irjen Syafril menegaskan, sangat penting sinergi antara organisasi kemasyarakatan dan pemerintah daerah (Pemda), guna mendorong pembangunan yang berkelanjutan di wilayah Kepulauan Riau (Kepri).

Hal tersebut disampaikan dalam acara “Silaturahmi, dan pelantikan ketua dan jajaran pengurus BMKJ Provinsi Kepri”, yang dihadiri sejumlah perwakilan pemerintah, Polda, DPRD dan Pemko Batam, ketua ormas, LSM, beserta segenap warga Jambi Kota Batam dan Provinsi Kepri.

Menurut Irjen Syafril, kolaborasi ini, bertujuan memperkuat peran seluruh masyarakat mendukung program-program pemerintah, pembangunan daerah, dan bidang perekonomian masyarakat.

“Sesudah dilantik, besarkan BMKJ Kepri ini dan harus menjadi mitra strategis Pemprov Kepri, dan kabupaten/ kota di berbagai sektor. Baik bidang sosial, ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat,” ujar Irjen Syafril, didampingi Sekjen BMKJ Nasional, Sauqi.

Ia menambahkan, kerja sama ini diharapkan mampu menciptakan komunikasi yang lebih efektif serta terukur, antara masyarakat dan pemerintah.

“Sehingga, berbagai aspirasi dapat tersampaikan, serta ditindaklanjuti dengan baik,” ungkapnya.

Selain itu, ucapnya, BMKJ Kepri berkomitmen menjaga stabilitas sosial, serta bisa mempererat persatuan dan kesatuan yang solid di tengah keberagaman masyarakat Batam, maupun di Kepulauan Riau.

“Keberadaan BMKJ bukan saja ada di Kepri, juga ada di berbagai daerah Indonesia. Mari kita berkolaborasi dengan Pemda. Saya telah menitipkan langsung kepada Pak Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, agar keberadaan BMKJ Kepri, menjadi mitra pemerintah membangun perekonomian warga Kepri ke depan. Silakan ditindaklanjuti,” ujarnya.

Irjen Syafril menegaskan, ada 5 poin penting menjadi kekhususan untuk ketua, dan jajaran pengurus BMKJ Kepri ke depan.

Sehingga, menjadi fungsi utama menjalankan Ormas BMKJ atau organisasi kemasyarakatan perantau asal Jambi ini.

“Pertama, keberadaan BMKJ sebagai pemersatu, untuk seluruh masyarakat di Kepri. Khususnya warga Jambi yang berada di Kota Batam, dan di wilayah kabupaten/ kota lainnya di Provinsi Kepri ini,” papar Irjen Syafril.

Kedua, sebagai fungsi koordinasi, agar BMKJ Kepri bisa berkoordinasi dengan semua tim BMKJ dari tingkat kabupaten/kota, berjuang dan membesarkan organisasi BMKJ dengan solid.

“Ketiga, fungsi sosial. Sebagai organisasi sosial, kita saling membantu atas semua permasalahan sosial masyarakat. Jangan sampai ada permasalahan masyarakat Jambi yang tak terurus dan terabadikan.
Dengan adanya BMKJ ini, masyarakat Jambi akan merasa tidak sendiri,” paparnya.

Mari saling membantu dan saling mendukung, ajak Irjen Syafril, terutama untuk masalah sosial warga Jambi. “Seperti yang sakit, meninggal, terlantar, dan lainnya,” sebutnya.

Kemudian, kata Irjen Syafril, yang keempat fungsi strategis.

“Walaupun kita orang perantauan dari Jambi, tapi kita orang yang cinta kepada negeri kita berdomisili, kita harus saling membantu, berkomunikasi dengan daerah asal/ kampung kita, guna kemajuan perekonomian dan pembangunan kampung halaman kita dari perantauan,” paparnya.

Kelima fungsi kontrol sosial. Dengan arti, kontrol untuk memperbaiki dan tak mencari cari kesalahan orang lain.

“Artinya apa. Konstruktif sifatnya. Bagaimana kita memberikan masukan, agar Jambi bisa lebih maju dan berkembang dengan baik. Begitu juga terhadap Provinsi Kepri ini,” tegasnya.

Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, mengungkapkan, keberadaan tiap organisasi masyarakat, dapat berperan penting bagi pemerintahan daerah

Terutama dalam menjalankan roda pemerintahan, terhadap program pembangunan, bidang pendidikan, serta perekonomian masyarakat.

“Begitupun terhadap Ormas BMKJ Kepri yang dilantik ini. Atas nama Pemerintah Kepri, mengucapkan selamat dan sukses dilantiknya Bapak H Budi Dermawan dan jajaran, sebagai Ketua serta pengurus BMKJ Kepri, masa bakti periode 2026 – 2030 mendatang,” kata Nyanyang, yang mengawali dengan dua bait pantun.

Ke depan, ungkapnya, mari bersinergi dan berkolaborasi, agar terwujud Kepri yang lebih baik, aman, nyaman dan kondusif, demi tercapainya cita cita Kepri modern, sejahtera, dan madani.

“Kita sebagai lapisan masyarakat perantau yang datang dari semua daerah di Tanah Air, mari saling membantu dan mendukung untuk kebaikan, dan kemajuan bersama.
Artinya apa. Di mana bumi dipijak, di situ langit kita junjung,” ujar Nyanyang.

Wagub Kepri mengatakan, keterlibatan organisasi masyarakat seperti BMKJ Kepri, dan lainnya sangat penting, mendukung keberhasilan program pemerintah terkait pembangunan, khususnya di tingkat lokal.

“Alhamdulillah. Pemprov Kepri pun berkolaborasi dengan berbagai ormas. Kolaborasi diwujudkan melalui berbagai program konkret, termasuk kegiatan sosial, pelatihan masyarakat, serta penguatan ekonomi berbasis komunitas,” ucapnya.

Kita berharap, kata Nyanyang, terjalin kerja sama sinergi antara BMKJ Kepri dan Pemprov Kepri, hingga bisa memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat luas di Kepulauan Riau.

Sementara itu, Ketua BMKJ Kepri, H Budi Dermawan SAg MSy, mengucapkan terima kasih atas amanah yang diberikan. Sehingga, menjadi komitmen untuk mengurus, dan mengembangkan organisasi BMKJ hingga ke semua daerah di Kepri.

“Salam hormat kepada Ketum dan Sekjen BMKJ Nasional, yang sudah datang ke Kota Batam, melantik kami sebagai ketua serta jajaran pengurus DPW BMKJ Kepri. Begitupun kepada seluruh perwakilan Pemda yang hadir, dan tak kami sebutkan satu persatu. Dari Polda Kepri, Polresta Barelang, DPRD Kota Batam, Pemko Batam, beserta para Ketua Ormas, LSM, maupun segenap warga Jambi Kota Batam dan Provinsi Kepri,” ungkap Budi.

Budi berharap, keberadaan BMKJ Kepri bisa berkiprah untuk seluruh lapisan masyarakat, dan bermitra dengan seluruh ormas, LSM, serta instansi vertikal, instansi horizontal, serta pemerintah daerah yang ada di wilayah Provinsi Kepri.

“Mari kita bekerja sama dan bisa berkolaborasi mencapai satu tujuan dan harapan yang lebih baik. Aamiin, barakallah,” pungkas Budi. (Nov)

BERITA TERKAIT:

20 Kafilah Kepri Bertanding di STQH Nasional ke-27 di Jambi

Lama Mengendap, Mauliater Korban Lelang Fiktif Bank Plat Merah Tanjung Jabung Barat Berharap Polisi Atensi Kasusnya

 

Exit mobile version