BATAM (Kepri.co.id) – Batam yang menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi Indonesia di wilayah Barat, menjadi fokus utama calon Walikota dan Wakil Walikota Batam, Nuryanto dan Hardi S Hood yang dikenal dengan akronim Nadi.
Evaluasi dan memperkuat kembali (refocusing) peran Batam dalam pertumbuhan segi tiga ekonomi Singapura, Johor, Kepulauan Riau (Sijori), Nuryanto bertemu spesifik Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Batam, Jadi Rajagukguk di Kantor Kadin Batam, Jumat (11/10/2024).
Baca Juga: Maju Pilkada Batam, Cak Nur: Demi Tegaknya Demokrasi
Pertemuan ini, membahas rencana pengembangan ekonomi Batam melalui inisiatif The SIJORI 2.0 Growth Triangle, yang berfokus pada sinergi ekonomi antara Singapura, Johor (Malaysia), dan Riau (Indonesia).
Dari lubuk hati yang paling dalam, kata Nuryanto dalam pertemuan itu, setelah mendaftar sebagai calon Walikota di Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPU) Kota Batam, dia langsung menghubungi Kadin Batam memulai dialog terkait tantangan dan peluang ekonomi Batam.
“Jika kami terpilih, kami ingin fokus pada persoalan ekonomi. Batam adalah kota yang strategis dengan banyak pengusaha kelas dunia, dan ini perlu kita bahas bersama,” ujar Nuryanto, mantan Ketua DPRD Batam ini.
Dalam pertemuan tersebut, NADI (Nuryanto-Hardi) memaparkan visi dan misi mereka, serta menyampaikan pentingnya sinkronisasi antara pemerintah dan dunia usaha di masa depan.
“Ada lima poin penting yang disampaikan Kadin Batam kepada kami. Itu akan kami bahas lebih lanjut dalam dialog ekonomi mendatang,” kata Nuryanto.
Ia menambahkan, jika terpilih, Pemerintah Kota (Pemko) Batam akan bersinergi dengan dunia usaha, mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Batam.
“Kami menyambut baik rencana Kadin Batam dan siap bekerja sama, mewujudkan Batam sebagai gerbang ekonomi Indonesia Barat,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Kadin Batam, Jadi Rajagukguk, menegaskan, pentingnya diskusi ekonomi antara calon Walikota dan Wakil Walikota Batam.
Baca Juga: Dewan Pakar Kadin Batam Usulkan PP 41/2021 Segera Diganti
Kadin Batam telah merencanakan Dialog Ekonomi bertema ‘The SIJORI 2.0 Growth Triangle’ di Grand Ballroom Wyndham Panbil Hotel Batam, Selasa (15/10/2024).
Dialog ini akan menghadirkan kedua pasangan calon dan dihadiri sekitar 500 pelaku usaha, asosiasi bisnis, serta tokoh pengusaha.
“Dialog ini penting, untuk melihat bagaimana pandangan kedua pasangan calon terkait ekonomi Batam, mengingat posisi Batam yang strategis dan berbeda dari kota lainnya,” jelas Jadi Rajagukguk.
Batam, yang berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia, memiliki peran penting dalam ekonomi regional, dan pembangunan yang masif di kota ini memerlukan dukungan serta sinergi yang kuat dengan dunia usaha.
Dengan diskusi ini, diharapkan kedua calon Walikota dan Wakil Walikota Batam, dapat memaparkan visi mereka terkait perkembangan ekonomi Batam, termasuk upaya memperkuat hubungan ekonomi dengan negara tetangga dalam kerangka SIJORI 2.0 Growth Triangle. (asa)
