BATAM (Kepri.co.id) – Cuaca ekstrem yang melanda Batam dengan cuaca panas dan hujan tak turun, membuat warga Batam resah. Bahkan, Pemerintah Kota (Pemko) Batam menggelar salat Istisqa (salat minta hujan, red) diikuti langsung Walikota Batam, Dr Amsakar Achamd SSos MSi di Lapangan Engku Putri Hamidah Batam Centre, Senin (30/3/2026) lalu.
Kini, hujan meskipun intensitasnya kecil sudah mulai membasahi Batam. Seperti pada Sabtu (11/4/2026) lalu, hujan melanda Kota Batam meskipun tidak berlangsung lama, namun disambut gembira warga Batam.
“Jarang-jarang turun hujan, mumpung hujan ayo mandi hujan,” ujar Boy, warga Grand BSI Batam Centre menyambut gembira hujan turun di akhir pekan tersebut.
Tidak hanya Boy, anak-anak bergembira ke luar rumah keliling komplek mandi di bawah guyuran curah hujan.
Hal yang sama juga dirasakan Wandra, warga Kampung Boyan Sungai Panas, bergembira dengan hujan turun. “Alhamdulillah hujan. Sumber air minum kita dari waduk, kalua hujan tak turun kita was-was stok air di waduk. Semoga dengan hujan seperti ini, memberikan manfaat bagi kehidupan,” ujar Wandra. (asa)
BERITA TERKAIT:
BP Pastikan Suplai Air Tetap Optimal, Kondisi 3 Waduk jadi Atensi Serius
BP Batam Pastikan Ketahanan Air Batam Aman, Lakukan Peremajaan Pipa
BP Batam Jawab Tuntutan Warga Sengkuang, Percepat Solusi Air Bersih
Hujan Diiringi Angin Kencang “Hajar” Batam
