Kerja Keras Bangun Infrastruktur, Rudi Optimis Ekonomi Batam Tumbuh Lebih 7 Persen

F. rud

BATAM (Kepri co.id) – Kerja keras Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam sekaligus Walikota Batam, Muhammad Rudi, menyiapkan infrastruktur secara massif, diharapkan akan berdampak signifikan pada pertumbuhan ekonomi Batam.

Orang nomor satu di BP Batam ini, mengungkapkan, Kepala BP Batam sudah berganti beberapa kali dan Walikota Batam juga berganti beberapa kali.

“Tapi, di era saya pegang Kepala BP Batam sekaligus Walikota Batam, pembangunan infrastruktur pesat. Batam jadi perbincangan dunia, investor berlomba-lomba mau masuk Batam,” ujar Rudi pada silaturahmi dengan keluarga besar Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Batam di Sekretariat MPC Pemuda Pancasila Kota Batam, Minggu (7/1/2024).

Rudi yang juga Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) Pemuda Pancasila Kota Batam ini, menambahkan, waktu Covid-19 dulu, di saat pemerintahan lain fokus penanganan Covid-19, tapi BP Batam fokus pembangunan infrastruktur.

“Waktu itu kita berpikir, Covid-19 ini pasti berakhir. Di saat Covid-19 berakhir, kita siap menyambut investor maupun dunia pariwisata. Benar saja, infrastruktur kita berkembang pesat, ini akan menjadi daya ungkit meningkatkan pertumbuhan ekonomi Batam,” ujar Rudi.

Rudi menegaskan, pihaknya berkomitmen mengoptimalkan potensi daerah guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Setelah infrastruktur ditingkatkan di Batam, Rudi memproyeksikan, ekonomi Batam akan mencapai 7,5 persen tahun 2024.

Hal ini, tentu tak terlepas dari kebangkitan beberapa industri. Khususnya di bidang jasa dan manufaktur, menjadi yang paling dominan dalam penyerapan tenaga kerja dari banyak sektor industri yang ada.

Di mana, sektor jasa menyerap hampir 52,63 persen dan manufaktur mencapai 44,07 persen, menurut laporan Badan Pusat Statistik (BPS) Batam pada pertengahan tahun 2023 lalu.

“Kolaborasi yang baik dari seluruh pihak, sangat diperlukan dalam menggerakkan ekonomi Batam. Sehingga, investasi bisa terus berjalan maksimal,” ujar Rudi.

Di samping itu, pihaknya terus berusaha mengoptimalkan kebutuhan akan infrastuktur dasar, guna mendukung pesatnya industri di Batam.

Beberapa di antaranya pengoptimalan kebutuhan air, listrik, jalan, serta sarana dan prasarana seperti pelabuhan maupun bandara.

“Yang paling penting lagi, memberikan kepastian hukum dalam perizinan berusaha. Saya ingin, seluruh pihak meningkatkan kualitas pelayanan agar investor nyaman, sehingga produksi terus berjalan,” pungkasnya. (asa)

Exit mobile version