BATAM (Kepri.co.id) – Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy menyemangati Walikota Batam, Muhammad Rudi mengejar pembangunan sumber daya manusia (SDM) Batam mengejar Singapura.
Hal itu diutarakan Menko PMK saat kunjungan kerja melihat angka stunting di Kota Batam, dengan berdialog bersama warga terkait stunting di Kantor Lurah Buliang, Batuaji, Batam, Minggu (5/5/2024).
Pemko Minta Swasta Ikut Bantu Tuntaskan Stunting
Menko PMK, Effendy menyampaikan amanat Presiden Joko Widodo (Jokowi), bahwa anak-anak Indonesia harus sehat, cerdas, kuat, berbudi pekerti yang baik.
“Untuk mencapai itu semua, anak-anak tidak boleh stunting. Presiden betul-betul ingin memastikan, tahun 2045 Indonesia diisi oleh anak-anak yang sehat,” ujarnya.
Tak hanya itu, ia juga mengatakan, Batam harus mengejar ketertinggalan dari Singapura. Pihaknya berharap, Batam menjadi salah satu pintu masuk orang dari luar ke Indonesia.
“Oleh karena itu, sumber daya manusia (SDM) harus disiapkan menyambut Indonesia Emas tahun 2045,” katanya.
Optimis Stunting Bisa Diturunkan, Marlin Keliling Kepri Promosikan Kuliner Khas Tiap Kabupaten Kota
Ia berpesan kepada ibu-ibu yang hadir, untuk terus menjaga kesehatan anak sejak masih dalam kandungan.
“Sekarang di Kota Batam berobat kan gratis, di puskesmas juga sudah bisa melakukan USG (ultrasonografi) untuk mengetahui kesehatan bayi. Jadi, ibu-ibu periksa dengan rutin kesehatan bayinya,” pesan Menko PMK.
Walikota Batam, Muhammad Rudi mendampingi Menko PMK, Muhadjir Effendy, mengungkapkan, kehadirannya bersama Menko PMK untuk mengecek langsung dan memastikan angka stunting di Kota Batam.
Rudi memaparkan, pihaknya saat ini terus menggesa pembangunan di Kota Batam. Hal itu dilakukan, untuk meningkatkan ekonomi Kota Batam demi kesejahteraan masyarakat.
“Ayo kita kompak membangun Batam menjadi Kota Baru,” ujar Rudi yang juga Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam ini. (rud)
