Indonesia Bukukan Pertumbuhan Ekonomi 4,87 Persen pada Q1 2025

Indonesia Bukukan Pertumbuhan Ekonomi 4,87 Persen pada Q1 2025
Tugu Monuman Nasional (Monas) Jakarta. (F. Xinhua)

JAKARTA (Kepri.co.id – Xinhua) – Indonesia membukukan pertumbuhan ekonomi sebesar 4,87 persen secara tahunan (year on year/ yoy) pada kuartal pertama (Q1) 2025, menurut data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) pada Senin (5/5/2025).

Koresponden Kantor Berita Xinhua melaporkan dari Jakarta. (XHTV)

Dalam konferensi pers di Jakarta, Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, mengatakan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia atas dasar harga berlaku pada Q1 2025 mencapai Rp5.665,9 triliun atau setara 340 miliar Dolar AS (1 Dolar AS = Rp16.421), dan Rp3.264,5 triliun atau setara 200 miliar Dolar AS atas dasar harga konstan 2010.

Dari sisi produksi, sektor industri pengolahan muncul sebagai kontributor terbesar terhadap PDB, tumbuh 4,55 persen dan menyumbang 19,25 persen terhadap ekonomi nasional.

Dia menjelaskan, kinerja sektor ini sangat didukung industri makanan dan minuman, yang tumbuh sebesar 6,04 persen.

Pertumbuhan ini, sejalan dengan meningkatnya permintaan musiman selama bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri, serta meningkatnya aktivitas di industri penggilingan dan pemolesan beras.

Sementara itu, industri manufaktur logam dasar mencatatkan pertumbuhan signifikan sebesar 14,47 persen, seiring meningkatnya permintaan dari luar negeri.

“Industri barang dari kulit dan alas kaki tumbuh 6,95 persen, didukung meningkatnya permintaan domestik selama Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri, serta membaiknya kinerja ekspor,” tambahnya.

Meskipun terjadi pertumbuhan secara tahunan, ekonomi mengalami kontraksi 0,98 persen secara kuartalan.

Secara spasial, Pulau Jawa masih mendominasi struktur ekonomi Indonesia, menyumbang 57,43 persen terhadap PDB nasional dan membukukan pertumbuhan sebesar 4,99 persen (yoy) pada Q1. (hen/ xinhua-news.com)

BERITA TERKAIT:

ADB Perkirakan Ekonomi Indonesia akan Tumbuh 5 Persen Tahun 2024 dan 2025

Ekonom Sebut Indonesia Akan Hadapi Perlambatan Ekonomi Akibat Tarif AS Ancam Ekspor, Mata Uang, dan Pekerjaan

Kemenko Perekonomian Jadikan KPBPB Batam Sebagai Model KPBPB Lainnya di Indonesia

Proyek Strategis Nasional Rempang Eco-City Mesin Ekonomi Baru Indonesia

BI Turunkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi 2025 Akibat Kekhawatiran Tarif AS

Exit mobile version