ANAMBAS, Kepri.co.id – Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, menegaskan dukungan pemerintah daerah terhadap pelaksanaan Gerakan Aksi Bergizi, sebagai upaya meningkatkan kesehatan dan status gizi remaja, khususnya remaja putri.
Penegasan itu disampaikan saat kegiatan Aksi Bergizi di SMP Negeri 1 Siantan, Senin, 5 Oktober 2026 pukul 09.30 WIB.
Dalam arahannya, Aneng meminta seluruh pihak memastikan pelaksanaan Aksi Bergizi tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial.
Menurutnya, program tersebut perlu dijalankan secara rutin, terukur, dan berkelanjutan di lingkungan sekolah.
“Aksi bergizi bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi gerakan yang dilaksanakan secara rutin, terukur, dan berkelanjutan. Mari kita bersama-sama memastikan remaja kita sehat, bebas anemia, aktif belajar dan siap menjadi generasi penerus yang berkualitas,” ujar Aneng.
Bupati Minta Konsumsi Tablet Tambah Darah Konsisten
Aneng secara khusus mendorong kepatuhan remaja putri dalam mengonsumsi tablet tambah darah. Ia meminta pemberian tablet tambah darah dilakukan satu kali setiap minggu sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain itu, sekolah didorong membangun kebiasaan hidup sehat melalui tiga unsur utama dalam Aksi Bergizi.
Ketiganya mencakup konsumsi makanan sehat, aktivitas fisik, serta konsumsi tablet tambah darah bagi remaja putri.
Menurut arahan Bupati, keberlanjutan program juga membutuhkan pemantauan yang dilakukan secara berkala. Karena itu, pemberian tablet tambah darah perlu dipantau dan dievaluasi agar pelaksanaannya dapat berjalan sesuai tujuan program.
Kegiatan tersebut, melibatkan sejumlah unsur pemerintah dan sekolah. Hadir dalam kegiatan itu TP PKK, Asisten I, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Kepala Puskesmas, Kepala SMP Negeri 1 Siantan, serta Ketua Forum KKS.
Keterlibatan lintas sektor tersebut, menjadi bagian dari dukungan terhadap pelaksanaan Aksi Bergizi di lingkungan pendidikan.
Dengan keterlibatan pemerintah, tenaga kesehatan, sekolah, dan unsur terkait lainnya, pelaksanaan program diharapkan dapat berlangsung secara konsisten.
Di sisi lain, sekolah memiliki peran penting dalam membangun kebiasaan sehat sejak usia remaja. Pelaksanaan Aksi Bergizi tidak hanya diarahkan pada kegiatan makan sehat, tetapi juga aktivitas fisik dan kepatuhan mengonsumsi tablet tambah darah.
Aneng menekankan, perhatian terhadap kesehatan remaja perlu dilakukan secara berkelanjutan. Sebab, kondisi kesehatan dan status gizi remaja berkaitan dengan kesiapan mereka menjalani proses belajar serta mempersiapkan diri sebagai generasi penerus.
Melalui Aksi Bergizi, pemerintah daerah mendorong agar kebiasaan hidup sehat menjadi bagian dari aktivitas rutin di sekolah.
Pemantauan dan evaluasi secara berkala juga diharapkan menjaga pelaksanaan program tetap terarah dan dapat terus diperbaiki sesuai kebutuhan. (LS)
BERITA TERKAIT:
Bupati Aneng Nobar Final Indonesia vs Thailand Bersama Puluhan Warga di Rumah Dinas
MEB Day jadi Momentum Bupati Aneng Perkuat Kekompakan ASN Anambas
