SINGAPURA (Kepri.co.id – Xinhua) – Indeks Manajer Pembelian (Purchasing Managers’ Index/ PMI) Singapura versi S&P Global, yang disesuaikan secara musiman berada di level 56,6 pada September 2024, menandakan peningkatan berkelanjutan dalam kondisi bisnis swasta selama 19 bulan beruntun, seperti diungkapkan S&P Global, Kamis (3/10/2024).
Tingkat pertumbuhannya melambat ke level terendah dalam tiga bulan terakhir, namun tetap menunjukkan angka yang signifikan, tambah S&P Global.
Baca Juga: KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam Fokus Bahasan MFA 2024 di Singapura
Tingkat akumulasi tersebut merupakan yang tertinggi dalam delapan bulan terakhir, sebagian disebabkan kendala pasokan. Tingkat persediaan juga menurun di tengah memburuknya keterlambatan pasokan.
Harga-harga input terus naik pada bulan lalu, seiring perusahaan-perusahaan melaporkan kenaikan biaya bahan baku, transportasi, dan tenaga kerja, namun dengan laju yang moderat dari Agustus 2024.
Meskipun terjadi penurunan dari level tertinggi selama lebih dari tiga tahun terakhir pada Agustus 2024, tingkat kepercayaan di kalangan perusahaan sektor swasta Singapura tetap berada di atas rata-rata jangka panjang, mencerminkan harapan untuk aktivitas bisnis yang lebih baik.
Baca Juga: BP Tawarkan Peluang Investasi Maritim di APM 2024 Singapura
Angka PMI di atas 50 mengindikasikan ekspansi, sedangkan angka di bawah 50 mencerminkan kontraksi. (amr)
