WASHINGTON DC (Kepri.co.id – Xinhua) – Militer Amerika Serikat (AS) telah menghabiskan hampir 80 persen rudal pencegat untuk sistem pertahanan rudal utama selama perang dengan Iran, sementara para komandan militer memperingatkan bahwa persediaan amunisi Pentagon berada pada tingkat yang “sangat rendah dan mengkhawatirkan,” demikian dilaporkan CNN pada Selasa (4/8/2026).
Koresponden Kantor Berita Xinhua melaporkan dari Washington DC. (XHTV)
Militer AS telah menggunakan hampir empat perlima dari persediaan rudal THAAD miliknya, dibandingkan dengan jumlah sebelum perang dan sekitar separuh dari rudal pencegat Patriot miliknya sejak perang dimulai, menurut CNN yang mengutip dua sumber yang mengetahui laporan persediaan terbaru tersebut.
Laporan itu menyebutkan, persoalan persediaan amunisi ini kembali diangkat sebelum keputusan Presiden AS, Donald Trump pada akhir pekan lalu untuk membatalkan serangan baru terhadap Iran.
Angkatan Darat AS juga telah menggunakan “hampir seluruh” senjata darat-ke-udara (surface-to-air) jarak jauh yang sangat akurat selama konflik tersebut, papar laporan itu.
Laporan terbaru ini muncul, saat Pentagon memperbarui data korban militer dalam sejumlah operasi luar negeri pada Selasa (4/8/2026), yang menunjukkan bahwa empat personel militer AS tewas dan 270 lainnya terluka sejak 7 Juli 2026, tanggal dimulainya putaran baru konflik dengan Iran sebagaimana ditetapkan oleh Gedung Putih.
Data yang dirilis sebelumnya menunjukkan 14 anggota militer AS tewas dan 417 lainnya terluka dalam “Operasi Epic Fury”, kampanye militer gabungan AS dan Israel terhadap Iran yang dimulai pada 28 Februari 2026.
Dengan pembaruan terbaru itu, total personel militer AS yang terluka dalam perang melawan Iran telah mencapai 687 orang. (hen/ xinhua-news.com)
BERITA TERKAIT:
Kemenlu Iran Sebut Takkan Biarkan AS Tentukan Berakhirnya Perang
IRGC Iran Klaim Lancarkan Serangan Baru ke Pangkalan dan Aset AS di Kuwait, Bahrain, dan Yordania
Menhan AS Sebut Perang Iran Telan Biaya 37,5 Miliar Dolar AS, Upayakan Pendanaan Tambahan
Iran Minta Houthi Yaman Tutup Selat Bab el-Mandeb jika AS Serang Pembangkit Listrik
