JAKARTA (Kepri.co.id – Xinhua) – Jumlah penumpang Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh, telah mencapai 2,6 juta orang pada semester pertama (H1) tahun ini, dengan peningkatan yang cukup signifikan terjadi pada bulan lalu di tengah momentum libur panjang sekolah.
Dengan capaian ini, kereta cepat pertama di Asia Tenggara itu terhitung telah melayani hampir 4 juta penumpang sejak beroperasi secara komersial pada pertengahan Oktober 2023 lalu.
Baca Juga: Kereta Cepat Jakarta Bandung Layani 200 Ribu Lebih Penumpang Selama Libur Lebaran 2024
Rata-rata volume penumpang bulanan pada H1 tahun 2024 ini mencapai 443 ribu penumpang, dengan puncaknya terjadi pada bulan lalu yang membukukan total 535 ribu penumpang. Rata-rata penumpang harian juga terus meningkat mencapai 17,8 ribu penumpang per hari, pada Juni 2024 lalu.
GM Corporate Secretary PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), Eva Chairunisa, menyebut, peningkatan jumlah penumpang ini terjadi berkat kepercayaan masyarakat yang terus tumbuh, dari waktu ke waktu terhadap transportasi baru berteknologi canggih tersebut.
Baca Juga: Pedagang Lokal Raih Keuntungan dari Kehadiran Kereta Cepat Whoosh Jakarta – Bandung
“Selain itu, momen libur lebaran, long weekend, dan libur sekolah menjadi salah satu faktor pendukung”, ujar Eva dalam keterangan resminya.
Menurut Eva, okupansi Whoosh juga terus terjaga di level 60 hingga 70 persen di luar jam sibuk, dan 80 hingga 100 persen pada jam sibuk pagi dan sore hari.
Karakteristik penumpang juga beragam, mulai dari wisatawan, pelajar, pebisnis, perorangan, hingga penumpang rombongan. (asa/ xinhua-news.com)
